Komisi III Prediksi Pelaksanaan Beberapa Proyek di Kab Cirebon Tak Sesuai Harapan

Komisi III Prediksi Pelaksanaan Beberapa Proyek di Kab Cirebon Tak Sesuai Harapan



INILAH, Cirebon - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto memprediksi persoalan proyek yang ada di beberapa SKPD. Menurutnya, pelaksanaan proyek tahun ini, sama dengan tahun tahun kemarin, alias pelaksanaan lelangnya telat.  

Hermanto menyebutkan, asumsi tersebut atas laporan Kabag Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan (Daalbang) Setda Kabupaten Cirebon, Edi Kurnaedi.

"Barusan saya dapat laporan dari Kabag Daalbang. Lelang yang sudah digelar baru dari dana DAK saja sebanyak empat paket. Itupun milik Dinas PUPR. Dinas dinas lainnya sampai saat ini belum jelas," Kata Hermanto, Rabu (29/4/2021)


Hermanto menjelaskan, beberapa kali pihaknya memanggil SKPD tekhnis untuk bisa melaksanakan lelang diawal tahun. Asumsinya, kalau lelang digelar dibulan Januari saja, maka awal bulan Maret sudah ada kontrak pekerjaan yang akan dikerjakan. Namun, kembali itu hanya sekedar wacana dan sama sekali tidak terealiasi sampai saat ini.

"Pada akhir tahun kami selalu tekankan, agar setiap SKPD segera mengajukan lelang di awal tahun. Ya awalnya mereka terlihat siap, tapi pas pelasaksanan, sama saja seperti tahun lalu. Saya takutnya pelaksanaan proyek akan mengalami keterlambatan," ungkap Hermanto.

Padahal lanjut Hermanto, ketika semua perencanaan pada SKPD sudah berjalan, proses lelang tidak akan lama. Apalagi, dulu sempat ada wacana, lelang akan digelar pada akhir tahun, supaya awal tahun pekerjaan sudah bisa dilaksanakan. Wacana itu muncul, karena dari hasil evaluasi setiap tahun banyak pekerjaan yang selesai melebihi akhir tahun.

"Lelang minimal dibulan Maret saja sudah tidak mampu. Apalagi wacana percepatan lelang akhir tahun supaya pekerjaan bisa dikerjakan awal tahun. Dinas benar-benar harus di evaluasi lagi kinerjanya. Masa terus berulang dengan kesalahan yang sama," jelas Hermanto.

Sementara itu, Kabag Daalbang Setda Kabupaten Cirebon, Edi Kurnaedi mengaku, sampai saat ini hanya DPUPR saja yang sudah melakukan lelang. Itupun, baru empat paket dari dana DAK. Sementara, Dinas LH sebatas mengajukan lelang konsultan untuk proyek revitalisasi taman pataraksa Sumber. Edi mengakui BKAD sudah memanggil semua SKPD yang mempunya proyek DAK pusat dan provinsi. 

"Pusat itu minta proyek DAK yang diterima beberapa SKPD di Kabupaten Cirebon, harus sudah keluar SPK pada awal Juli.  Sementara sampai saat ini masih banyak yang belum mengajukan lelang ke Daalbang, termasuk Disdik yang mendapat bantuan cukup besar," tukas Edi. (maman suharman)