Seram...Ini 3 Titik Angker Gedung Isolasi Pelanggar Mudik Bogor

Seram...Ini 3 Titik Angker Gedung Isolasi Pelanggar Mudik Bogor



INILAH, Cibinong - Betulkah Gedung Pusat Isolasi Covid-19 Cibogo, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, seram? Kapolres Bogor, AKBP Harun menjelaskan setidaknya ada tiga titik yang terbilang angker.

Bagi para pemudik atau wisatawan yang reaktif atau postif terpapar wabah virus corona (Covid 19), Harun mengaku akan mengisolasi mereka di tempat yang angker.

"Setidaknya ada tiga titik yang menurut saya angker yaitu kamar mandi, gudang dan bangunan yang dibawah. Siang saja, hawa di tiga titik itu berbeda dibanding titik lainnya," ungkap Harun.


Gedung  Pusat Isolasi Covid 19 Cibogo sejak 19 November lalu diperuntukkan bagi pasien Covid 19 yang berstatus OTG.  Sebelumnya oleh Artha Graha Grup gedung tersebut dijadikan pusat pendidikan latihan (Pusdiklat) Security Grup Artha (SGA).

Kini, Bupati Bogor Ade Yasin pun menegaskan akan memanfaatkan gedung itu tak hanya bagi pemudik atau wisatawan yang reaktif atau postif terpapar wabah virus corona (Covid 19), juga diperuntukkan bagi pemudik yang harus isolasi mandiri menunggu hasil swab test atau rapid test antigen.

"Gedung Pusat Isolasi Covid 19 Cibogo, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung yang terbilang angker ini bukan hanya diperuntukkan bagi para pemudik atau wisatawan yang reaktif atau postif terpapar Covid 19 tapi juga bagi pemudik yang nekat melanggar aturan larangan mudik," kata Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Wanita yang merupakan penyintas Covid 19 ini meminta para calon pemudik untuk bersabar dan tidak melakukan mudik, demi kesehatan dan keselamatan orang tua maupun keluarga besar di kampung halaman.

"Saya menghimbau kepada masyakat yang ingin mudik ke Kabupaten Bogor untuk mengurungkan niatnya, kalau tetap nekat, ada laporan dari  pemerintah desa dan pemerintah kecamatan maka akan diisolasi di sini. Di Gedung Pusat Isolasi Covid 19 Cibogo, Desa Cipayung Girang ini sudah kami sediakan untuk 80 orang pelanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kesehatan Masyarakat (PPKM)," sambungnya. (reza zurifwan)