Lagi, 2 Mobil Travel Bodong Diamankan Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor

Lagi, 2 Mobil Travel Bodong Diamankan Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor
Foto: Reza Zurifwan




INILAH, Megamendung- Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor kembali mengamankan dua unit kendaraan bermotor roda empat yang dijadikan travel gelap atau bodong.

Kendaraan jenis minibus elf tersebut mengangkut 26 orang pemudik yang akan menuju kampung halamannya di Kota Ciamis, Provinsi Jawa Barat.

"Dua unit minibus travel gelap yang mengangkut pemudik tujuan Kota Ciamis itu kami lakukan penilangan, menahan kendaraannya hingga selesai Operasi Ketupat Lodaya dan memutar balik penumpangnya," ucap Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Dicky Anggi Pranata kepada wartawan, Kamis, (6/5).


Ia menerangkan mulai pukul 00.01 hingga 06.00 WIB, bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor juga memutar balik 41 kendaraan pemudik dan wisatawan 

"Hari ini dari dini hingga pagi hari, dari 400an unit kendaraan bermotor yang telah diperiksa, kami sudah memutar balik 41  unit kendaraan pemudik dan wisatawan yang tidak membawa surat vaksin Covid 19 atau hasil non reaktif rapid test antigen,"  terangnya.

Iptu Dicky menuturkan Operasi Ketupat Lodaya 1442 Hijriyah dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dilaksanakan 24 jam, dimana ribuan petugas dibagi tugasnya ke dalam 3 shift.

"Operasi Ketupat Lodaya 1442 Hijriyah dan PPKM Mikro ini kami lakukan di 8 titik perbatasan DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Cianjur,  Kota Depok, Kota Tanggerang Selatan, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Lebak. Operasi ini kami laksanakan selama 24 jam dan setiap shift petugasnya masing-masing bertugas selama 8 jam," tutur Iptu Dicky.

Mantan Kanit Regident Polres Bogor ini menjelaskan  kendaraan yang diputar balik didominasi plat nomor B, D dan E. Selain itu juga ada plat nomor AD, Z dan BK...

"Para pemudik dan wisatawan yang kami minta putar balik ini ada yang tujuannnya Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Garut, Kota Ciamis dan juga daerah lainnya di luar Provinsi Jawa Barat," jelasnya.  (Reza Zurifwan)