Tahun Ini, Itenas Siapkan 800 Beasiswa

Tahun Ini, Itenas Siapkan 800 Beasiswa



INILAH, Bandung - Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung akan memberikan kuota beasiswa kepada  800 mahasiswa pada tahun 2021 ini. Di mana dalam kurun waktu 4 tahun ini total beasiswa yang telah diberikan yaitu sebesar Rp9-10 miliar atau Rp2,5 miliar per tahun. 

Adapun jumlah tersebut yaitu untuk 20 program beasiswa dengan beberapa skema pemberian kuota. Rektor Itenas Meilinda Nurbanasari mengatakan beasiswa full cover selama 4 tahun, dari awal mahasiswa masuk hingga lulus.

"Beasiswa jenis ini berupa beasiswa cahaya, Online Scholarship Competition Medcom, dan KIP Kuliah dengan kuota total 82 mahasiswa," ujar Meilinda, Kamis (13/5/2021).


Beasiwa ini di antaranya dicover hingga biaya hidup selama perkuliahan. Itu seperti, pertama beasiswa ikatan dinas dengan berbagai perusahaan swasta, seperti beasiswa Taekwang. Kedua beasiswa dari berbagai Perusahaan Swasta, diantaranya beasiswa djarum foundation, PT Medion, bumi putera, BNI, dan lain lain. Ketiga beasiswa APBN yakni beasiswa dari pemprov jabar, beasiswa bantuan wali kota.

"Keempat beasiswa dari Itenas yakni beasiswa mahasiswa unggul, beasiswa potongan 50% UKT, beasiswa mahasiswa berprestasi akademik dan nonakademik," katanya.

Beasiswa yang disediakan di Itenas tidak hanya untuk mereka yang kurang mampu, namun juga bagi mereka yang berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Bagi mereka yang akan masuk ke Itenas pun, ada berbagai jalur salah satunya adalah jalur masuk via prestasi.

Sebab, dia sampaikan, beasiswa Itenas bertujuan memberikan fasilitas bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa untuk mendapatkan Pendidikan terbaik yang ada di Indonesia, agar daerah yang jauh dari Pulau Jawa mendapatkan hak yang sama. "Pendidikan ini kami sebarkan dari Sabang sampai Merauke," imbuh dia.

Itenas juga memfasilitasi mahasiswa yang lolos dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mendapatkan beasiswa berupa pemotongan biaya UKT selama 1 semester. Hal ini dilakukan agar meningkatkan motivasi dan daya Tarik terhadap program pemerintah MBKM tersebut.

Diketahui, Program MBKM yang telah dilakukan Itenas, di antaranya Magang atau Praktik Kerja. Di mana Mahasiswa Itenas telah mengikuti PMMB (Program Magang Mahasiswa Bersertifikat) di BUMN yang bekerja sama dengan  FHCI (Forum Human Capital Indonesia). Program ini bertujuan untuk mempersiapkan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul dalam  menghadapi persaingan global.

"Terdapat 20 mahasiswa yang berhasil mengikuti PMMB salah satunya mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual yang melaksanakan magang di Pertamina," katanya.

Selain itu, ada juga Mengajar di Sekolah melalu Kampus mengajar yang merupakan bagian dari program MBKM. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.

"Salah satu mahasiswa Itenas yang lolos pada program Kampus Mengajar 1 tahun 2021 berasal dari Program Studi Arsitektur yang  mengajar selama 3 bulan di SD Inklusi Azaddy Alghazal di Jatinangor Kabupaten Sumedang," jelasnya.

Pemungkas adalah Pertukaran Pelajar, di mana Itenas sudah menjalankan perkuliahan antar prodi dalam Itenas maupun dengan Perguruan Tinggi lain baik luar negeri ataupun dalam negeri. Salah satunya Indonesian Internasional Student Mobility Awards yang di selenggarakan oleh Kemendikbud. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa program sarjana semester 4-7 yang memenuhi syarat untuk belajar selama satu semester di perguruan tinggi terkemuka di luar negeri. 

Selain itu, ada juga program pertukaran mahasiswa merdeka yang bertujuan membangun rasa toleransi di kalangan mahasiswa melalui ruang ruang perjumpaan yang berbentuk melalui aktivitas pertukaran mahasiswa dan eksplorasi keberagaman budaya Indonesia. Yang menjadi daya tarik di pertukaran pelajar ini kegiatan ini dapat di konversi kan dan pengakuan sistem kredit Semester (SKS) sebanyak 20 SKS.

"Itenas telah bekerja sama dengan pihak Industri dan Perguruan tinggi lain dalam melaksanakan program MBKM," pungkasnya. (okky adiana)