Reaktif, Dua Pemudik Asal Brebes dan Kuningan Harus Putar Balik

Reaktif, Dua Pemudik Asal Brebes dan Kuningan Harus Putar Balik
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Nasib apes dialami dua orang pemudik asal Kabupaten Brebes dan Kabupaten Kuningan. Mereka dinyatakan reaktif Covid-19, setelah terjaring razia saat arus balik, oleh Polresta Cirebon di pos penyekatan Rawagatel. Dua orang pemudik tersebut dinyatakan reaktif, setelah menjalani swab antigen. Mereka diputar balik petugas Polresta Cirebon untuk dipulangkan ke daerah asal.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dimana mereka berasal. Tujuannya, supaya dua pemudik tersebut langsung ditangani Dinkes setempat.  

“KTP mereka sudah kita kirim lewat pesan WhatsApp, ke Dinkes Kuningan dan Brebes. Mereka akan dites ulang PCR dan hasilnya akan muncul, apakah mereka negatif atau positif covid-19. Biar Dinkes masing-masing yang menangani," ungkap  Syahduddi, Sabtu (15/5/2021).


Menurutnya, hingga siang ini tercatat sudah ada 55 pemudik yang melakukan test acak antigen. Sedangkan dua orang yang positif tersebut, termasuk dari 55 pemudik yang di swab antigen. Pihaknya hanya ingin memastikan, apakah pemudik yang akan kembali ke Jakarta dan kota lainnya bebas dari Covid-19.

"Pengendara yang melakukan arus balik, kita test antigen secara acak. Nanti juga di wilayah Indramayu, Subang, dan wilayah lain yang mereka lalui, ada tes acak lagi,” jelasnya.

Dia menambahkan, setiap hari selama arus balik sudah disiapkan 100 sampai 300 perangkat swab antigen. Metodenya, tetap melakukan tes acak pemudik yang melakukan arus balik. Alatnya disimpan di Pos Penyekatan Rawagatel. Dia memastikan, tidak ada pemudik yang diputar balik. Pihaknya, hanya pemeriksaan surat bebas covid-19.

"Jadi kami tidak melakukan upaya pemutar balikan kendaraan dalam arus balik ini. Kami hanya melakukan swab antigen. Mereka yang sudah lolos, kendaraannya akan diberikan stiker. Pemudik yang membawa surat negatif Covid-19 berdasarkan antigen maupun PCR, akan dipersilakan melanjutkan perjalanan," tukasnya. (Maman Suharman)