Ke TPA Terbaik di Indonesia, Yana Temui Hal Baru

Ke TPA Terbaik di Indonesia, Yana Temui Hal Baru
istimewa



INILAH, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengunjungi tempat pengolahan sampah (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA) milik Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

TPA milik Pemerintah Kota Balikpapan yang disebut sebagai tempat sampah terbaik se-Indonesia ini, berdiri di atas lahan seluas 27,1 hektar. TPA Manggar mampu menampung 400 hingga 700 ton sampah.

Uniknya, pada saat masuk ke area TPA Manggar. Tidak tercium bau sampah yang menyengat. Padahal hampir 500 ton per hari sampah masyarakat Kota Balikpapan dibuang di lokasi tersebut.


Hal itu karena pengolahan sampah telah menggunakan teknologi modern. Yakni sanitary landfill yang dikenal mampu menghancurkan sampah dengan baik, serta mengubah air lindi yang dihasilkan menjadi gas metana. 

"Sama seperti TPA Sarimukti. Hanya memang menggunakan teknologi, sehingga tidak ada rembesan yang mencemari tanah," kata Yana belum lama ini.

Di Hari berikutnya, orang nomor dua di Kota Bandung tersebut bersama rombongan mengunjungi dua TPS di Gunung Bahagia. Di sana, mereka melihat proses pemilahan sampah organik dan anorganik.

Menurutnya, hal yang dilakukan di TPS Gunung Bahagia telah diterapkan di Kota Bandung. Meski begitu, dia melihat ada hal baru dan bisa diterapkan di Kota Bandung kedepannya. 

"Kalau kita lihat, sebenarnya ini sama dengan program Kang Pisman. Tapi mungkin ada beberapa hal yang nanti bisa kita adopsi di Kota Bandung," ucapnya. 

Seperti proses pemilahan sampah anorganik, kata Yana, di TPS Gunung Bahagia telah sangat detail dalam memilah sampah. Sehingga sampah yang dibuang ke TPA sudah benar-benar terpilah.

"Misalnya botol dan tutupnya itu sudah dipilah. Jadi sudah lebih detail pemilihannya," ujar dia. 

Dia pun berharap hal yang sudah dipelajari di Kota Balikpapan, nantinya bisa diterapkan di Kota Bandung. Apalagi Kota Bandung sudah memiliki sekitar 152 TPS yang tersebar di sejumlah lokasi. 

"Tapi prinsipnya, bagaimana menyelesaikan sampah. Sedikit sekali residu yang nanti akan diangkut ke TPA, baik ke TPA Legok Nangka nanti, maupun sekarang ke TPA Sarimukti," tandasnya. (Yogo Triastopo)