Walah, Warga Garut Terpapar Covid-19 Sehari Bertambah 265 Orang

Walah, Warga Garut Terpapar Covid-19 Sehari Bertambah 265 Orang
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut terus meningkat. Bahkan, pada Sabtu (12/6/2021) kemarin mencatatkan rekor tertinggi volume harian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 265 orang. 

Volume harian pasien positif Covid-19 meninggal dunia juga bertambah sebanyak 12 orang. 

Akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pertama kali kasus Covid-19 terdata di Kabupaten Garut pun hingga kini menembus angka 12.102 orang, dengan sebanyak 530 orang di antaranya meninggal dunia.


Volume harian tertinggi kasus positif Covid-19 di Garut sebelumnya tercatat pada 
8 dan 11 Mei 2021 dengan angka sama sebanyak 253 orang.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, penambahan sebanyak 265 kasus baru positif Covid-19 itu diperoleh dari hasil pemeriksaan RT PCR sebanyak 82 orang, dan rapid tes antigen pada kontak erat dan suspek sebanyak 183 orang. Mereka terdiri 156 perempuan dan 109 laki-laki berusia antara satu bulan sampai 94 tahun, termasuk tujuh balita dan 41 lansia berumur 60 tahun ke atas. 

Mereka berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul (55), Leles (30), Tarogong Kaler (20), Garut Kota (19), Caringin (17), Kadungora (15), Karangpawitan (15), Cilawu (11), Talegong (10), Wanaraja (8), Banjarwangi (7), Cisewu (7), Singajaya (6), Banyuresmi (5), dan Kecamatan Pakenjeng (5).

Juga, dari Kecamatan Pangatikan (4), Bayongbong (4), Mekarmukti (4), Sucinaraja (3), Peundeuy (3), Cikelet (3), Leuwigoong (3), Cisurupan (2), Kersamanah (2), Cibatu (1), Cikajang (1), Karangtengah (1), Banyuresmi (1), Pameungpeuk (1), Sukaresmi (1), dan Kecamatan Sukawening (1). 

Sebanyak 12 pasien positif Covid-19 meninggal dunia yakni perempuan (KC-11871) usia 76 tahun dari Kecamatan Cibatu, laki-laki (KC-10054) usia 63 tahun dari Kecamatan Cisewu, perempuan (KC-11732) usia 56 tahun dari Kecamatan Leles, perempuan (KC-11989) usia 49 tahun dari Kecamatan Pakenjeng, perempuan (KC-11992) usia 71 tahun dari Kecamatan Pangatikan, perempuan (KC-12007) usia 32 tahun dari Kecamatan Sucinaraja, dan perempuan (KC-11197) usia 25 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler.

Lalu, laki-laki (KC-12031) usia 67 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, laki-laki (KC-12035 A) usia 75 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler, perempuan (KC-11225) usia 84 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, laki-laki (KC-11247) usia 49 tahun dari Kecamatan Wanaraja, dan laki-laki (KC-12097) usia 75 tahun dari Kecamatan Wanaraja.
Penambahan sebanyak 12 pasien positif Covid-19 meninggal dunia tersebut membuat angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat lagi menjadi sebanyak 530 orang. Persentase kematian tersebut tetap tinggi, mencapai sekitar 4,38 persen dari total jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 12.102 orang.

Selain penambahan kasus positif dan kematian akibat Covid-19, Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satgas Penanganan Covid-19 Garut menyebutkan, terdapat pula sebanyak 18 pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai pemantauan isolasinya. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 9.093 orang, atau sekitar 75,13 persen. 

"Saat ini, ada sebanyak 507 pasien positif Covid-19 masih dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan 1.969 pasien positif masih isolasi mandiri," ujarnya. (Zainulmukhtar)