Innalillahi...Dalam Sehari, 20 Pasien Covid Garut Meninggal

Innalillahi...Dalam Sehari, 20 Pasien Covid Garut Meninggal



INILAH, Garut – Rekor kasus Covid-19 terus bertumbangan di Kabupaten Garut. Kini pecah lagi rekor baru, yakni kematian harian terkait virus corona.

Berdasarkan laporan yang dirilis pada Minggu (13/6), sebanyak 20 pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Garut dinyatakan meninggal dunia.

Ini menjadi rekor baru karena tak pernah terjadi sebelumnya. Catatan kematian harian tertinggi akibat Covid-19 di Garut sebelumnya tercatat sebanyak 14 orang.


Adapun pasien yang meninggal pada Minggu lalu itu terdiri dari sembilan perempuan dan 11 laki-laki. Mereka berasal dari usia yang beragam, antara 41 tahun sampai 83 tahun. Asal mereka pun bermacam-macam, dari 16 kecamatan yang berbeda.

Mereka yang meninggal itu terdiri dari laki-laki (KC-11586) usia 68 tahun dari Kecamatan Banyuresmi; perempuan (KC-11272) usia 50 tahun dari Kecamatan Bayongbong; perempuan (KC-12143 A) usia 54 tahun dari Kecamatan Cibatu; laki-laki (KC-12147) usia 70 tahun dan perempuan (KC-12148) usia 67 tahun dari Kecamatan Cibiuk; laki-laki (KC-12154 A) usia 60 tahun dari Kecamatan Cilawu; laki-laki (KC-12187 A) usia 60 tahun dari Kecamatan Cisurupan; serta laki-laki (KC-10302) usia 56 tahun, laki-laki (KC-11931) usia 41 tahun, dan laki-laki (KC-11934) usia 82 tahun dari Kecamatan Pangatikan.

Juga, perempuan (KC-11720) usia 59 tahun dari Kecamatan Kersamanah; laki-laki (KC-11954 A) usia 62 tahun dari Kecamatan Leles; perempuan (KC-12276 A) usia 62 tahun dari Kecamatan Malangbong; perempuan (KC-12291 A) usia 53 tahun dari Kecamatan Pangatikan; perempuan (KC-11359) usia 66 tahun dari Kecamatan Pasirwangi; laki-laki (KC-11996 A) usia 62 tahun dari Kecamatan Peundeuy; laki-laki (KC-12305 A) usia 51 tahun dari Kecamatan Sukawening; perempuan (KC-10356) usia 83 tahun, dan laki-laki (KC-11391) usia 70 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul; dan perempuan (KC-12340) usia 46 tahun dari Kecamatan Wanaraja.  

Penambahan sebanyak 20 pasien positif Covid-19 meninggal tersebut membuat akumulasi pasien meninggal akibat Covid-19 di Garut melonjak menjadi sebanyak 550 orang, atau 553 orang (versi data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut tanpa pencantuman identitas dari selisih tiga pasien). 

Persentase kematian akibat Covid-19 pun meningkat menjadi sekitar 4,45 persen, atau 4,48 persen dari total jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 12.342 orang.  (zainul mukhtar)