Inggris vs Skotlandia, Tiga Singa Pantang Pongah!

Inggris vs Skotlandia, Tiga Singa Pantang Pongah!
Striker dan kapten Timnas Inggris, Harry Kane. (Antara Foto)



INGGRIS ingin secepatnya lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2020. Tak ada pilihan lain, taklukkan Skotlandia!

Gareth Southgate membuang jauh-jauh euforia kemenangan di laga pembuka melawan Kroasia, tengah pekan lalu. Dia ogah para pemainnya terlena.

Sejatinya, kemenangan melawan Kroasia sangatlah berarti bagi Tim Tiga Singa. Mereka sukses membalaskan dendam setelah takluk melawan tim yang sama di semifinal Piala Dunia, empat tahun lalu.


Kemenangan juga memperpanjang rekor kemenangan skuat besutan Southgate menjadi tujuh beruntun di semua ajang internasional.

"Kami harus memastikan kami siap untuk pertandingan luar biasa melawan Skotlandia. Ini tantangan besar," ujarnya.

Sebenarnya, Inggris begitu diunggulkan dalam laga ini. Mereka unggul segala-galanya terutama kualitas tim. Tapi sekali lagi, Southgate enggan jemawa. Dia ingin timnya benar-benar fokus menampilkan performa terbaik.

"Kami belum lolos ke babak selanjutnya. Kami ingin memberikan hal spesial kepada para fans dengan memastikannya di laga melawan Skotlandia," lanjut Southgate.

Inggris siap tampil dengan kekuatan nyaris penuh. Hanya kiper Dean Handerson yang absen karena mengalami cedera. Dia pun terpaksa mundur dan posisinya digantikan penjaga gawang Sheffield United, Aaron Ramsdale.

Yang patut ditunggu, adalah sosok Jack Grealish. Ya, gelandang favorit para suporter The Three Lions itu diparkir Southgate saat menaklukkan Kroasia.

Dilema Grealish dan starting XI Inggris ini juga mencuri perhatian Paul Merson, analis Sky Sports. Menurutnya, Grealish memang salah satu pemain dengan skill tinggi, tapi bukan berarti sudah pasti cocok untuk Inggris yang sekarang.

"Dia [Southgate] harus berhati-hati dengan pilihan tim lawan Skotlandia, sebab dia harus mencoba menghindari tekanan akibat terlalu banyak membuat perubahan," kata Merson kepada Sky Sports.

"Jika dia memainkan Jack Grealish dan ternyata main apik, fans akan mulai mendesaknya untuk terus memainkan Grealish. Namun, seharusnya Grealish tidak main lawan Skotlandia."

"Jika Anda menurunkan Phil Foden, Grealish, dan Mason Mount di saat yang sama, siapa yang akan merebut bola untuk Inggris? [gelandang bertahan]," imbuhnya.

Lagi pula, Merson merasa Grealish tidak benar-benar cocok dengan taktik Inggris yang sekarang. Benar bahwa Grealish punya skill mumpuni, tapi ini adalah soal kecocokan dalam tim.

"Masalah dengan Grealish adalah seluruh negara ingin dia bermain karena digadang-gadang sebagai 'new Gazza'. Dia memang pemain top, jangan salah, tapi saya rasa dia tidak cocok dengan taktik Southgate," sambung Merson.

"Lalu, andai Grealish bermain dan tampil apik, Gareth akan berada di bawah tekanan lagi untuk memainkannya. Dia harus menghindari tekanan semacam itu," tutupnya. (bsf)

 

 

HEAD TO HEAD

10/06/17: Skotlandia 2-2 Inggris

11/11/16: Inggris 3-0 Skotlandia

18/11/14: Skotlandia 1-3 Inggris

14/08/13: Inggris 3-2 Skotlandia

 

LIMA LAGA TERAKHIR INGGRIS

13/06/21: Inggris 1-0 Kroasia

06/06/21: Inggris 1-0 Rumania

02/06/21: Inggris 1-0 Austria

31/03/21: Inggris 2-1 Polandia

28/03/21: Albania 0-2 Inggris

 

LIMA LAGA TERAKHIR SKOTLANDIA

14/06/21: Skotlandia 0-2 Rep Ceko

06/06/21: Luksemburg 0-1 Skotlandia

02/06/21: Belanda 2-2 Skotlandia

31/03/21: Skotlandia 4-0 Kep Faroe

28/03/21: Israel 1-1 Skotlandia

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Inggris (4-2-3-1)

Pickford (GK) Shaw, Mings, Stones, Trippier (B) Phillips, Rice (cdm) Foden, Mount, Sterling (T) Kane (D)

Pelatih: Gareth Southgate

Skotlandia (3-5-2)

Marshall (GK) Hendry, Hanley, Tierney (B) Forrest, McGinn, McTominay, Amstrong, Robertson (T) Dykes, Adams (D)

Pelatih: Steve Clarke