Kroasia vs Rep Ceko, Win Or Die!

Kroasia vs Rep Ceko, Win Or Die!
Gelandang Kroasia Luka Modric. (Net)



LAGA Kroasia kontra Republik Ceko jadi ajang hidup-mati. Tak ada pilihan selain menang!

Alarm bahaya menyala di skuat Kroasia. Mereka wajib menang saat meladeni Rep Ceko di Glasgow, Jumat (17/6) malam WIB. Kalah, berarti tamat!

Finalis Piala Dunia 2016 ini dipaksa takluk 0-1 melawan Inggris dalam duel pembuka, pekan lalu. Jadilah langkah mereka berat untuk lolos ke fase knockout.


"Kami hanya ingin tetap tenang dan melangkah ke pertandingan nanti dengan kepercayaan diri yang tinggi. Kami akan memenanginya," ujar kapten Luka Modric dikutip situs resmi UEFA.

Banyak yang meyakini kekuatan Kroasia sudah jauh menurun ketimbang saat melaju ke final Piala Dunia, empat tahun lalu.

Sebelum ditaklukkan Inggris, Kroasia menuai serangkaian hasil buruk. Mereka tak bisa menang saat jumpa Armenia di laga uji coba. Modric dkk cuma bisa meraih hasil imbang 1-1 saat itu.

Kemudian saat berduel lawan Belgia, Kroasia kalah 1-0. Padahal saat itu sang lawan tak diperkuat gelandang andalannya, Kevin De Bruyne.

Modric pun tahu bahwa Kroasia sekarang ini maupun sebelum-sebelumnya kerap dipandang sebelah mata, khususnya saat main di turnamen besar. Namun demikian pemain 35 tahun tersebut menegaskan hal tersebut tak sampai memengaruhi mental rekan-rekannya.

"Sudah menjadi takdir kami bahwa semua orang meremehkan kami sebelum turnamen besar, tetapi tidak mengganggu kami bahwa orang-orang tidak melihat kami sebagai favorit," kata Modric seperti dilansir Sportbible.

“Kami di sana dan kami akan berjuang dan memberikan segalanya seperti yang selalu kami berikan saat bermain untuk Kroasia," sambung pemain Real Madrid ini.

Meladeni Skotlandia, Modric meminta rekan-rekannya mengeluarkan segenap kemampuan terbaik. Apalagi Ceko datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi usai memenangi laga pembuka melawan Skotlandia dengan skor telak 2-0.

"Mereka berbahaya di segala aspek. Tetapi kami punya tim yang bisa mengalahkan siapapun. Laga akan menarik," tandasnya.

Sementara itu, Kroasia wajib mewaspadai pergerakan striker Ceko, Patrik Schick yang sering disebut titisan Zlatan Ibrahimovic.

Selain postur tubuhnya yang mirip, Schick disebut titisan Ibrahimovic karena punya gaya bermain yang akrobatik. Dalam matchday pertama Grup D Euro 2020, pemain berusia 25 tahun itu tampil menggila dengan mencetak dua gol.

Torehan tersebut akan membuat Patrik Schick percaya diri saat meladeni perlawanan Kroasia. Meski demikian, kerja keras Schick saja belum cukup.

Diperlukan kerja sama tim yang bagus untuk bisa mengalahkan runner-up Piala Dunia 2022, Timnas Kroasia. Jika dilihat dari head to head, Kroasia lebih unggul dibanding Republik Ceko.

Keduanya sempat bertemu di Euro 2016, saat itu pertandingan Republik Ceko vs Kroasia berakhir imbang dengan skor 2-2. Namun pada 2011 silam, Kroasia berhasil menang 4-2 atas Ceko di laga uji coba internasional. (bsf)

 

HEAD TO HEAD
17/06/16: Rep Ceko 2-2 Kroasia

09/02/11: Kroasia 4-2 Rep Ceko

 

LIMA LAGA TERAKHIR KROASIA
13/06/21: Inggris 1-0 Kroasia

06/06/21: Belgia 1-0 Kroasia

01/06/21: Kroasia 1-1 Armenia

30/03/21: Kroasia 3-0 Malta

27/03/21: Kroasia 1-0 Siprus

 

LIMA LAGA TERAKHIR REP CEKO

15/06/21: Skotlandia 0-2 Ceko

08/06/21: Ceko 3-1 Albania

05/06/21: Italia 4-0 Ceko

30/03/21: Wales 1-0 Ceko

27/03/21: Ceko 1-1 Belgia

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Kroasia (4-2-3-1)

Livakovic (GK) Barisic, Caleta-Car, Vida, Vrsaljko (B) Brozovic, Modric (cdm) Perisic, Vlasic, Rebic (T) Petkovic (D)

Pelatih: Zlatko Dalic

Rep Ceko (4-2-3-1)

Vaclik (GK) Coufal, Celustka, Kalas, Boril (B) Soucek, Kral (cdm) Masopust, Darida, Jankto (T) Schick (D)

Pelatih:  Jaroslav Silhavy