Begini Cara Gosens Balas Sakit Hati ke CR7

Begini Cara Gosens Balas Sakit Hati ke CR7



INILAH, Munchen – Robin Gosens punya cara memperlakukan Cristiano Ronaldo. Itu dia lakukan setelah sikap angkuh bintang Portugal itu.

Cristiano Ronaldo, sekali waktu, pernah menolak bertukar kostum dengan Robin Gosens. Akibatnya, pemain Jerman yang kini membela Atalanta di Serie A itu, merasa dirinya kecil.

Tapi, Gosens (26) yang akhirnya bisa tertawa lebar pada Sabtu (19/6) lalu. Dia bertarung cemerlang, mencetak gol ke gawang Portugal, membawa kemenangan Jerman 4-2, dan terpilih sebagai Man of the Match.

Cristiano Ronaldo sebenarnya sempat membawa Portugal melakukan start cemerlang. Lewat serangan balik, dia menjebol gawang Manuel Neuer, menyelesaikan umpan Diogo Jota saat laga baru jalan 15 menit.

Tapi, semuanya berbalik setelah itu. Dua gol bunuh diri, satu gol dari tendangan Kai Havertz, dan dipuncaki gol spektakuler Robin Gosens, membuat Portugal menyerah. Gol Jota dari umpan Cristiano Ronaldo di babak kedua tak lebih dari sekadar pelipur lara.

Dan, Robin Gossens adalah pemain yang memiliki kebangaan berlebih dibanding pemain Jerman lainnya atas torehan tiga poin tersebut. Selain membuka kembali peluang Jerman ke putaran kedua, dia juga menuntaskan dendam personalnya terhadap Cristiano Ronaldo.

Di awal kariernya, Robin Gosens mengungkapkan pernah ingin mewujudkan impian panjangnya, bertukar kostum dengan Ronaldo, pemain idolanya. Saat itu, Ronaldo baru saja bergabung di Serie A bersama Juventus pada 2018.

Dalam biografinya bertajuk Dreams Are Worthwile, Robin Gosens menulis setelah pertandingan lawan Juventus, dirinya mencoba mewujudkan mimpinya memiliki jersey Ronaldo.

“Setelah peluit terakhir, saya mendekatinya. Saya bahkan tak ikut merayakan (keberhasilan). Tapi, Ronaldo tak menerimanya,” katanya.

Merasa dicueki Cristiano Ronaldo, dia kemudian memberanikan diri bertanya. “Cristiano, boleh saya mendapatkan kostummu?” tanyanya.

Robin Gosens ingat, Cristiano Ronaldo bahkan tak melihat sama sekali kepada dirinya. Yang dikatakan salah satu pemain terbaik dunia itu hanya satu kata: tidak.

“Saya betul-betul malu. Saya pergi dan merasa diri saya bukan siapa-siapa,” tambahnya.

Dia menilai itu momen yang memalukan. Ketika dia merasa malu, dia melihat sekeliling, khawatir jika ada yang memperhatikan.

“Itulah yang sara rasakan. Saya coba untuk menyembunyikan,” tambahnya.

Hebatnya, Robin Gosens tak pernah kalah dalam enam pertemuannya menghadapi Cristiano Ronaldo.

Atalanta membukukan sekali menang dan tiga kali imbang dalam empat pertemuan lawan Juventus di Serie A. Mereka juga memenangkan pertemuan di perempat final Coppa Italia 2019 sebelum Jerman akhirnya mempermalukan Portugal, sekaligus mempermalukan Cristiano Ronaldo, di ajang Euro 2020.