Pasien Meninggal Terpapar Covid-19 di Garut Terus Berjatuhan

Pasien Meninggal Terpapar Covid-19 di Garut Terus Berjatuhan
Foto: Zainulmukhtar



INILAH, Garut - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Garut terus berjatuhan, beriringan terus bertambahnya warga terpapar Covid-19 dari berbagai kalangan dan kecamatan.

Kalangan tenaga kesehatan (nakes) juga turut terpapar, dan bahkan beberapa orang di antaranya meninggal dunia. 

Pada Minggu (20/6/2021), Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut kembali melaporkan ada sepuluh pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Garut. Jumlah tersebut sama persis seperti kejadian sehari sebelumnya. 


Sebanyak sepuluh pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 itu yakni perempuan (KC-12348 A) usia 65 tahun dari Kecamatan Banyuresmi; laki-laki (KC-14208 A) usia 64 tahun dari Bungbulang; perempuan (KC-10198) usia 58 tahun dan perempuan (KC-14502) usia 56 tahun dari Cisompet; dan perempuan (KC-14534 A) usia 71 tahun dari Kecamatan Cisurupan.

Juga, perempuan (KC-13260) usia 41 tahun dari Kecamatan Karangpawitan; perempuan (KC-14624 A) usia 24 tahun dari Samarang; laki-laki (KC-14365 A) usia 52 dari Selaawi; laki-laki (KC-10129) usia 63 tahun dari Tarogong Kaler; dan perempuan (KC-14680) usia 66 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

Kejadian tersebut membuat akumulasi pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 627 orang atau 630 orang. Persentasenya mencapai sekitar 4,26 persen atau 4,28 persen dari akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 14.692 orang.

Akumulasi pasien terpapar Covid-19 sendiri meningkat menjadi sebanyak 14.692 orang dengan ditemukannya sebanyak 247 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 13 orang di antaranya ditemukan dari hasil pemeriksaan RT PCR, dan sebanyak 234 orang dari hasil pemeriksaan rapid tes antigen pada kontak erat dan suspek bergejala.

Dilaporkan pula, ada sebanyak 21 pasien positif Covid-19 selesai pemantauan isolasi. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi sebanyak 9.783 orang. Persentasenya mencapai sekitar 66,58 persen. Persentase kesembuhan tersebut terus melorot dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai sekitar 67,5 persen. 

Penambahan pasien terkonfirmasi positif tersebut membuat mereka yang menjalani isolasi mandiri maupun isolasi perawatan rumah sakit terus bertambah.

"Saat ini, ada sebanyak 527 pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan sebanyak 3.752 pasien positif isolasi mandiri," kata Koordinator Komunikasi Publik/Humas Satgas Penanganan Covid-19 Garut Muksin. (Zainulmukhtar)