Alhamdulillah, Kabar Baik bagi Pengangguran, Pemkot Bandung Siapkan 3.000 Lowongan Kerja

Alhamdulillah, Kabar Baik bagi Pengangguran, Pemkot Bandung Siapkan 3.000 Lowongan Kerja
Wali Kota Bandung, Oded M.Danial



INILAH, Bandung,- Alhamdulillah, ada kabar baik bagi pengangguran di Kota Bandung. Pasalnya, Pemkot Bandung bekerjasama dengan 30 perusahaan akan membuka 3.000 lowongan kerja.

Wali Kota Bandung, Oded M.Danial mengungkapkan, Pemerintah Kota Bandung, menggandeng 30 perusahaan untuk membuka 3.000 lowongan kerja dalam rangka menanggulangi pengangguran di Kota Bandung.

Menurut Oded M Danial, bursa kerja itu berlangsung 22-23 Juni 2021 dan digelar secara daring karena situasi pandemi Covid-19.


Warga Kota Bandung, lanjutnya  bisa mengakses situs jobfair.bandung.go.id untuk memilih sekitar 3.000 lowongan pekerjaan. "Semoga ini tidak mengurangi semangat kita untuk melakukan upaya-upaya memberikan solusi dan keseimbangan dalam rangka penanggulangan pengangguran di Kota Bandung," kata Oded, Selasa (22/6/2021)

Menurutnya, informasi tentang adanya bursa kerja itu harus disosialisasikan secara masif, sehingga para pencari kerja bisa segera mendapat pekerjaan sesuai lowongan yang dibutuhkan perusahaan.

"Harus terus disampaikan kepada masyarakat pencari kerja, agar mereka tahu perusahaan mana yang sedang membutuhkan tenaga kerja. Itu tugas pemerintah," kata Oded.

Oded mengatakan saat ini angka pengangguran naik sejak adanya pandemi Covid-19.

Badan Pusat Statistik Kota Bandung mencatat angka pengangguran naik sebesar tiga persen dari periode sebelum adanya pandemi.

Sebelum pandemi, BPS mencatat terdapat 105.067 penganggur di Kota Bandung. Lalu saat memasuki masa pandemi, jumlah pengangguran bertambah menjadi 147.081 orang dalam waktu satu tahun.

Menurut Oded, angka pengangguran itu meningkat karena sektor industri yang tidak berjalan normal akibat pandemi COVID-19, sehingga para perusahaan marak melakukan PHK kepada para pegawainya.

"Juga disebabkan karena adanya bonus demografi yang mana jumlah penduduk usia produktif (usia 15-64 tahun) jauh lebih besar dari penduduk usia tidak produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Namun sebagian besar belum mendapatkan pekerjaan," katanya.

Selain itu, Oded juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan pihak yang terkait untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada warga Kota Bandung, sehingga para pencari kerja bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.

"Dengan demikian, masyarakat bisa memenuhi dan masuk dalam kriteria persyaratan yang dibutuhkan perusahaan saat melamar kerja," katanya.***