Kejar Satu Juta Vaksin, Pemkot Bogor Gelar Vaksinasi Massal bagi Remaja

Kejar Satu Juta Vaksin, Pemkot Bogor Gelar Vaksinasi Massal bagi Remaja



INILAH, Bogor,- Pemerintahan Kota Bogor terus melakukan percepatan vaksinasi dalam upaya mengejar target satu juta vaksin. Terkait target itu, Pemkot Bogor kembali menggelar vaksinasi massal dengan menyasar kalangan remaja.

Vaksinasi massal  dilakukan serentak di tiga lokasi, yakni Puri Begawan dengan kapasitas vaksin 2.500 orang dan dua mal yaitu Plaza Ekalokasari serta Boxies dengan kapasitas 1.250 orang.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, vaksinasi massal dilakukan guna mengakselerasi percepatan progam 1 juta vaksin yang dicanangkan pemerintah pusat, saat ini sebanyak 5.000 dosis vaksin diprioritaskan bagi ketegori remaja mulai usia 18 tahun ke atas.


"Ya, nanti akan kita mintakan tambahan vaksinnya ke Kemkes, target kami sehari 5.000 sampai 10.000 vaksin dan ditargetkan Agustus tuntas karena vaksin ini adalah kunci," ungkap Bima, Selasa (22/6/2021)

Bima melanjutkan, mengenai ketersediaan vaksin sendiri saat ini Kota Bogor masih memiliki 16.000 dosis vaksin yang sudah ada daftar namanya untuk sasaran pelayan publik, guru, pelaku ekonomi/pariwisata dan lain sebagainya. Terus pihaknya akan tambah terus jumlah vaksinnya.

"Jadi targetnya tidak berhenti setiap harinya, minimal 5.000. Ini juga dilakukan guna mengatasi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi harus dari hulu ke hilir. Selain menekankan pengawasan protokol kesehatan, ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19, tapi penting juga pelaksanaan vaksinasi. Lonjakan Covid-19 ini harus diatasi dari hulu ke hilir, diujungnya ini memang pengawasan prokes, penambahan kapasitas tempat tidur dan ruang isolasi. Tapi di hulunya pemberian vaksin," tutur Bima.

Sampai saat ini, kata dia, ada 130 ribuan warga Kota Bogor yang telah menerima vaksin Covid-19 atau sekitar 17 persen dari target 720 ribu. Pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran masyarakat umum ditargetkan antara 5 sampai 10 ribu perhari.

"Kalau bisa kita maksimalkan 10 ribu per hari. Antara lain adalah kami mulai usia 18 sampai 50 (tahun). Hari ini lima ribu, di sini (Puri Begawan-red) ada 2.500, sisanya di Boxies 123 dan  Lippo Plaza Ekalos," tuturnya.

Retno menegaskan, vaksinasi selanjutnya, akan dilaksanakan setelah kedatangan vaksin tahap dua. Untuk tahap dua itu, Pemkot Bogor sendiri mengajukan sedikitnya 50 ribu vial.

"Nanti begitu vaksin datang kita mulai lagi gelombang kedua untuk 1.850. Kami sedang mengajukan vaksin tambahan sebanyak 50 ribu vial atau cukup untuk seitar 25 ribu warga," bebernya.

Sejauh ini, dijelaskan Bima Arya, Kota Bogor masih masuk kategori zona oranye. Tapi ada beberapa pengetatan seperti jam operasional menjadi pukul 20.00 WIB arahan dari pak Menko Perekonomian.

"Kapasitas juga diperketat menjadi 25 persen saja. Ini masih oranye, tapi kalau zona merah kita akan ada pegetatan lebih jauh lagi," pungkasnya. (rizki mauludi)