Nasib Sansan Fauzi di Persib Segera Ditentukan

Nasib Sansan Fauzi di Persib Segera Ditentukan
Istimewa



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts angkat bicara mengenai alasannya melakukan seleksi kepada Sansan Fauzi Husaeni. Pasalnya, kehadiran pemain yang sebelumnya membela Persis Solo ini menimbulkan polemik. 

Banyak yang berpendapat, kehadiran Sansan ke Persib tidak lah tepat. Terlebih, alasannya hanya karena tim berjulukan Maung Bandung ini membutuhkan sosok striker. 

Padahal stok striker di Persib saat ini cukup melimpah. Seperti halnya Wander Luiz, Geoffrey Castillion, Ezra Walian hingga Ferdinand Alferd Sinaga. 


Tidak hanya itu, beberapa pemain lainnya juga bisa ditempatkan di posisi striker. Seperti halnya Frets Listanto Butuan hingga Esteban Gabriel Vizcarra. 

"Jika ada striker yang tersedia, semua tim pasti sama. Setiap klub pasti mencari striker yang berpotensi dan mampu menambah sesuatu dalam tim berdasarkan kebutuhan," ujar Robert.

Dengan alasan itu, Robert mencoba Sansan Fauzi. Apalagi, striker yang cukup lama membela Tira Persikabo ini belum memiliki klub setelah kontraknya bersama Persis Solo berakhir. 

"Kami memantau Sansan seperti di seleksi terbuka dan kami akan adil dalam menentukan keputusan. Saya akan duduk bersama dengan tim pelatih untuk membahas apa yang kami lihat dan membuat keputusan apakah dia bagus untuk tim kami atau tidak," tegasnya. 

Terkait mengenai usia, Robert tidak mempermasalahkan. Baginya, usia 31 tahun tidak akan mengurangi kualitas Sansan sebagai pemain haus gol. 

"Untuk usia tidak masalah. Kami sudah melakukan banyak regenerasi di tim. Jika dia seorang striker yang bagus, usia 31 tidak masalah. Ferdinand sudah berusia 34. Yang menjadi pertanyaan, apakah dia pemain yang bagus atau tidak. Tapi kami membandingkan dia dengan pemain yang kami miliki dan itu penting," jelasnya. 

Robert pun berencana akan segera memutuskan nasib Sansan di Persib dengan secepatnya. Menurutnya, sudah tidak ada waktu lantaran timnya akan melakoni Piala Wali Kota Solo. 

"Besok kami melakukan recovery, Jumat kami berlatih lagi tapi dia sudah harus kembali ke Angkatan Udara tempat dia berdinas. Tapi cukup bagi kami untuk melihatnya. Besok keputusannya, apakah dia bagus bagi kami atau tidak," tandasnya.(Muhammad Ginanjar)