Forkopimda Goes To School Selamatkan Generasi Penerus Pemimpin Bangsa

Forkopimda Goes To School Selamatkan Generasi Penerus Pemimpin Bangsa
Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)



INILAH, Ciawi- Forkopimda Goes To School hari ini pertama kali dilakukan di Pondok Pesantren Fathan Mubina, Desa Banjar Sari, Kecamatan Ciawi. Acara ini selain dihadiri Bupati Bogor Ade Yasin dan jajaran, juga dihadiri pihak DPRD, Kodim 0621, Polres Bogor, Kajari Cibinong, PN Cibinong dan BNN Kabupaten Bogor.

Karena dalam rangkaian Hari Anti Narkoba yang jatuh setiap tanggal (26/6),  materi sosialisasi Forkopimda Goes To School pun tentang bahayanya pengunaan narkoba bagi para generasi muda penerus bangsa.

"Hari ini, BNN  Kabupaten Bogor kepada puluhan hingga ratusan siswa Pondok Pesantren Fathan Mubina akan mensosialisasikan bahayanya narkoba terhadap penggunanya, kami tak ingin para generasi muda terjerumus," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Kamis, (24/6).


Terhadap orang tua siswa dan siswi, ibu dua orang anak ini menyarankan rutin berkomunikasi dengan anak-anaknya dan juga tidak membiarkan anak terlalu asik dengan smartphonenya untuk menghindari dampak negatifnya.

"Seringlah berkomunikasi dengan anak-anak hingga kita tau apa saja kegiatan anak dan bisa 'mendeteksi' apabila terjadi 'keanehan' atau bibit kenakalan. Untuk menghindari dampak negatifnya, anak juga  jangan dibiarkan anak terlalu asik dengan smartphonenya," sambungnya.

Selain sosialisasi bahayanya penggunaan narkoba, jajaran Forkopimda juga akan mensosialisasikan wawasan kebangsaan, nasionalisme, patriotisme dan lain sebagainya.

"Bahan materil sosialisasi Forkopimda Goes To School di 40 kecamatan yang ada pasti berbeda-beda, nanti secara bergantian Pemkab Bogor, Kodim 0621, Polres Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan Pengadilan Negeri Cibinong akan  memberikan materil," tutur Ade.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor KH. Agus Salim berharap dengan dilaksanakannya Forkopimda Goes To School tidak hanya menekan angka pengguna narkoba di kalanangan pelajar, menurunkan angka tawuran maupun kriminalitas, tetapi juga bisa untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap negara dan juga menambah skill atau kemampuan anak didik.

"Kami ingin masa depan siswa-siswi sebagai generasi muda bisa menjadi penerus pemimpin bangsa, oleh karena itu perlu dilakukan secara rutin Forkopimda Goes To Scholl," harap KH. Agus. (Reza Zurifwan)