UKM Lentera Literasi, Wadah Mahasiswa Perluas Referensi

UKM Lentera Literasi, Wadah Mahasiswa Perluas Referensi
Ilustrasi
INILAH, Bandung - Keberadaan UKM Lentera Literasi Universitas Muhammadiyah Bandung, menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian mahasiswanya.
 
Bahkan, UKM yang belum lama didirikannya ini, memberikan dampak yang cukup positif bagi sejumlah mahasiswanya. Hal ini pun diakui oleh Asep Tantan Permana yang merupakan salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung.
 
Asep yang kini tercatat sebagai anggota dari UKM Lentera Literasi yang ada di kampusnya ini, mengaku sangat senang bisa bergabung di UKM tersebut. Bagi dia, Lentera Literasi bukan sekadar UKM biasa, namun banyak sekali sisi nilai positifnya yang bisa dipelajari oleh mahasiswanya.
 
"Alasan saya memilih UKM ini karena ketertarikan saya terhadap dunia tulis-menulis. Setelah bergabung, saya bisa menumbuhkan lingkungan yang kaya literasi," kata Asep kepada INILAHKORAN.
 
Dia mengatakan, keberadaan UKM Lentera Literasi di kampusnya ini dinilai sangat bermanfaat, terlebih lagi UKM ini dapat mendorong terciptanya lingkungan yang kaya dengan literasi, dalam artian luas sehingga segala aktivitas dalam kegiatan tersebut senantiasa berdasarkan referensi yang tepat dan data yang akurat.
 
"Saya sendiri pun saat ini sedang tertarik dengan literasi teknologi karena hal ini sangat relevan dengan kesiapan Indonesia menyongsong revolusi industri 4.0," ucapnya.
 
Dosen UM Bandung, Meti Mediyastuti menambahkan, keberadaan UKM Lentera Literasi ini sangat membantu ke tugas perkuliahan mahasiswa. 
 
Menurutnya, kuliah bukan hanya sekedar mencari ilmu, juga harus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Dengan aktif di kegiatan mahasiswa, mahasiswa bisa belajar bagaimana cara berorganisasi dan bekerja sama dengan orang lain. Hal ini bisa menjadi nilai lebih buat mahasiswa saat memasuki dunia kerja.
 
"Melalui UKM mahasiswa bisa belajar menjadi pemimpin, pengurus, atau bahkan belajar mengemas suatu acara yang menarik dalam sebuah pameran. Dan banyak lagi hal positif yang dapat diperoleh mahasiswa dengan mengikuti UKM," paparnya.
 
Dia berharap, ke depan mahasiswa tidak hanya melek pendidikan, bukan hanya didapat dari bangku kelas dan mendengarkan ajaran dosen saja. Dunia perkuliahan nyatanya sangat luas, rasanya rugi jika dihabiskan dengan diam di dalam kelas saja. 
 
"Dengan mengikuti UKM, kamu (mahasiswa) bisa mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan, potensi, minat, dan bakat. Hal ini penting agar mahasiswa baru tidak hanya jago dalam hal akademik saja tapi juga punya soft skill yang mumpuni," tambahnya.