Mahasiswa Dominasi Daftar Pemilih Tambahan di Kota Bandung

Mahasiswa Dominasi Daftar Pemilih Tambahan di Kota Bandung
ilustrasi
INILAH, Bandung- Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Kota Bandung diperkirakan bertambah lebih dari 10ribu, yang didominasi para Mahasiswa di Perguruan Tinggi Bandung yang berasal dari luar Kota Bandung.
 
Komisioner KPU Kota Bandung, Adi Prasetyo mengatakan pemilih DPTb saat rapat pleno terakhir mencapai 10ribu, diperkirakan akan ada 13ribu DPTb saat pemilihan umum nanti.
 
"DPTb ini didominasi para mahasiswa, antusiasme mereka meningkat untuk pemilu kali ini, banyak yang mengurus A5 agar bisa memilih di TPS Kota Bandung," ucapnya di Bandung, Kamis (14/3/2019).
 
Menurut Adi, banyaknya mahasiswa yang menjadi DPTb tersebut dikarenakan terkendala untuk pulang ke domisili masing-masing, karena hanya diliburkan sehari saja saat hari pemilihan.
 
"Contohnya di Kecamatan Coblong, karena sudah tidak tertampung oleh TPS, pemilih kita alihkan ke kecamatan-kecamatan penyangga atau terdekat," katanya.
 
Selain itu, Mahasiswa ITB juga ingin dipusatkan di kampusnya, tetapi situasi yang tidak memungkinkan, pihaknya juga menyebar DPTb ini ke TPS kecamatan lainnya.
 
"Kita sudah mengajukan TPS tambahan, namun prosesnya cukup panjang, takutnya jika diajukan logistiknya malah tidak terpenuhi, kita mengambil inisiatif disebar ke TPS di kecamatan lain saja," katanya.
 
Adi menambahkan ketika mahasiswa yang berasal dari luar Kota Bandung ini mengurus A5, selain menunjukkan KTP dan KK, mereka harus menunjukkan KTM-nya.
 
"Kita juga harus selektif untuk DPTb ini, jangan sampai ada 'pengerahan massa' untuk pemilih di Kota Bandung. Untuk yang belum mengurus A5 juga, secara Undang-Undang, warga yang masih belum terdata saat hari pemilihan datang ke TPS dengan membawa KTP-el itu wajib dilayani," pungkasnya.