160 Atlet Pelajar Kabupaten Bandung Ikuti Seleksi Peparpenas 2019

160 Atlet Pelajar Kabupaten Bandung Ikuti Seleksi Peparpenas 2019
INILAH, Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong agar atlet disabilitas di daerahnya bisa berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional. Salah satunya, terlibat dalam perhelatan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2019 di Papua, November mendatang.
 
Sebagai awalan, para atlet pelajar akan diseleksi terlebih dahulu di tingkat Kabupaten Bandung. Kemudian, peserta yang lolos akan diseleksi kembali di tingkat provinsi dan hasilnya akan mengikuti pemusatan pelatihan daerah menuju Peparpenas 2019.
 
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bandung Slamet Mulyana mengungkapkan, sebanyak saat ini ada 160 orang atlet pelajar disabilitas yang mengikuti seleksi. Jumlah tersebut diakuinya terbilang banyak.
 
"Saya harap prestasi yang diperlihatkan para atlet disabilitas Kabupaten Bandung mampu bersaing dan bisa mengirimkan lebih banyak di tingkat nasional," kata Slamet di sela proses seleksi di kawasan Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (14/3/2019). 
 
Menurutnya, pemerintah akan terus melakukan pembinaan terhadap para atlet disabilitas. Salah satunya dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai di wilayah Kabupaten Bandung. Sehingga mereka bisa lebih bisa bersaing.
 
Sementara itu, Ketua National Paralympic Comittee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Seni Aprilianti mengatakan, seleksi atlet tersebut merupakan bagian dari pemilihan atlet yang akan dikirimkan dalam Peparpenas 2019.
 
Dia memaparkan, pada 2018 lalu NPCI Jawa Barat telah melakukan seleksi untuk Peparpenas 2019. Tapi, ada seleksi kedua yang menjadi tahap finalisasi Pelatda.
 
Seni menyebutkan, terdapat enam cabang olah raga yang diseleksikan. Yakni, atletik, renang, boccia, catur, badminton, dan tenis meja.