Wah...Manchester United Kembali ke Era Jose Mourinho

Wah...Manchester United Kembali ke Era Jose Mourinho
INILAH, Manchester - Kekalahan dari Wolves di perempat final Piala FA menyisakan persoalan bagi Manchester United. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer bahkan menuding pemainnya kembali ke era Jose Mourinho.
 
Ole Gunnar Solskjaer menuding pasukannya tampil lamban dengan gaya sepak bola yang membosankan. Begitulah penampilan Manchester United yang mendapat banyak kritikan di era Mourinho sebelum sang pelatih dipecat pada Desember lalu.
 
Tapi, pelatih asal Norwegia itu tak putus harapan. Ole Gunnar Solskjaer berharap pemainnya untuk menggunakan masa istirahat karena adanya jadwal pertandingan internasional untuk menganalisa penampilan pribadi mereka.
 
Ole Gunnar Solskjaer melihat Piala FA sebagai satu-satunya peluang meraih trofi juara musim ini. Dia secara terbuka menyebutkan penampilan mereka sebagai yang terburuk sejak dia jadi pelatih di Old Trafford dan menyatakannya sebagai langkah mundur yang besar.
 
Saat Manchester United kalah 0-2 dari Arsenal di laga sebelumnya, dia merasa pasukannya kurang beruntung di Stadion Emirates. Tapi, buruknya penampilan saat kalah 1-2 di Molineux pada Sabtu malam lalu, membuat Solskjaer meminta pemainnya untuk menunjukkan reaksi.
 
Pemain Manchester United tak pernah melihat Ole Gunnar Solskjaer sebegitu marahnya. Dia bahkan terlihat mempelajari trik pengering rambut dari mantan pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson.
 
Solskjaer sebenarnya berharap pasukannya bisa menunjukkan reaksi yang hebat di Wolves setelah kalah dari Arsenal, kekalahan yang membuat harapan mereka menuju empat besar terhenti untuk sementara.
 
Dia sebenarnya meminta pemainnya untuk main dengan gaya serangan balik yang mematikan. Tapi, dia melihat Paul Pogba dan kawan-kawan terlalu banyak melakukan sentuhan bola. Akibatnya, justru Manchester United yang tergigit sendiri dan kalah mengejutkan.
 
Kini, satu-satunya harapan Manchester United meraih trofi tinggal di ajang Liga Champions. Tapi itu tidak mudah, mereka harus melewati raksasa Barcelona lebih dulu di perempat final.