Dukung Pariwisata dan Budaya Jabar, Grab Luncurkan 'si Cepot'

Dukung Pariwisata dan Budaya Jabar, Grab Luncurkan 'si Cepot'
INILAH, Bandung - Menandai kerja sama strategis dengan Pemprov Jabar, Grab meluncurkan 'si Cepot'. Maskot ini diyakini sebagai sosok tepat untuk melestarikan kebudayaan serta mendukung pariwisata di Jabar bersama mitra driver Grab.
 
Head of Area West and Central Java Grab Indonesia Yose Tierza mengatakan, peluncuran maskot ini dalam rangkaian kampanye Grab Super Juara untuk wilayah Jabar.
 
"Perjanjian kerja sama ini merupakan bukti dari komitmen Grab dalam mendukung program pariwisata milik pemerintah Indonesia yaitu Wonderful Indonesia," kata Yose di Bandung, Rabu (21/3/2019).
 
Menurutnya, Grab Indonesia mengapresiasi dan bangga mendapat kepercayaan serta dukungan dari pemerintah untuk turut ambil bagian dalam memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman. Pihaknya menyadari, upaya dukungan Wonderful Indonesia itu membutuhkan peran aktif dari mitra pengemudi.
 
"Grab mengajak mitra pengemudi untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian budaya asli Jawa Barat 'Si Cepot' dengan memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan setia," ucapnya.
 
Sedangkan, Partner Engagement Executive Grab Jabar Mawaddi Lubby menjelaskan pemilihan 'si Cepot' sebagai maskot Grab Jabar 2019 itu memiliki nilai filosofis di dalamnya.
 
"Selain jenaka dan humoris, si Cepot itu sangat khas dengan Jawa Barat dan Kota Bandung. Karena kita tahu, Jabar sangat begitu kental dengan budayanya yang beraneka ragam. Salah satunya wayang golek yang begitu diminati banyak pihak," ujarnya.
 
Dia menambahkan, keberadaan maskot itu diharapkan akan membuka memori tentang Kota Bandung dan Jabar. Tak salah, Grab Indonesia menjatuhkan pilihannya kepada salah satu tokoh pewayangan tersebut. 
 
"Kami percaya bahwa tidak ada maskot yang lebih pantas untuk menyandang maskot Grab Jabar 2019 selain si Cepot dan wayang golek. Tentu, kita juga sudah berkoordinasi dengan penggunaan maskot ini dengan pihak-pihak terkait," ucapnya.
 
Sebelumnya, layanan transportasi berbasis aplikasi online itu tak sekadara mengantarkan penumpang dari satu titik ke lokasi lain. Grab sebagai platform penyedia layanan transportasi online memiliki program andalan #JelajahBandung.
 
Mawardi mengatakan, layanan tersebut bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Parisiwata (Disbudpar) Kota Bandung dan RedDoorz. Hal yang ditonjolkan dari program tersebut yakni mengangkat potensi wisata dan setiap mitra pengemudi kini menjadi duta pariwisata Kota Kembang.