Ini Solusi Agar Pelajar Nggak Bikin Macet Purwakarta

Ini Solusi Agar Pelajar Nggak Bikin Macet Purwakarta
INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta, ternyata cukup serius dalam mengimplementasikan progam pendidikan berkarakter yang telah berjalan beberapa tahun ini. Salah satu poin penting dalam kebijakan tersebut yakni larangan membawa kendaraan ke sekolah bagi pelajar/anak di bawah umur.
 
Tak hanya mengeluarkan larangannya, pemkab melalui Dinas Pendidikan setempat juga menggulirkan solusinya. Yakni, dengan menyediakan armada khusus untuk antar jemput para pelajar ini dari rumah ke sekolah. 
 
Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto menjelaskan, sejak beberapa tahun ini pemerintah menyediakan alat transportasi khusus untuk anak sekolah. Kendaraan jenis micro bus ini, baru disebar ke wilayah yang belum terakses kendaraan umum. 
 
"Selama ini kita sudah punya 5 unit bus sekolah untuk antar-jemput. Untuk sementara, baru melayani pelajar di wilayah-wilayah yang tak ada kendaraan umumnya," ujar Purwanto kepada INILAH, akhir pekan kemarin. 
 
Purwanto menjelaskan, langkah ini sebagai solusi atas kebijakan larangan siswa membawa kendaraan ke sekolah yang telah digulirkan pemerintah beberapa waktu lalu. 
 
"Sejauh ini sih, jumlah bus sekolah tersebut sudah cukup ya. Kalau wilayah lain kan bisa pakai jasa angkutan umu. Tapi, kedepan kami akan tambah jumlahnya," jelas dia.
 
Adapun armada sekolah itu, kata dia, bisa digunakan untuk semua kalangan pelajar. Terutama, anak-anak SMP dan SMA/sederajat. Dia berharap, dengan adanya bus sekolah ini, tak ada lagi alasan bagi para pelajar untuk membawa kendaraan ke sekolah.
 
Purwanto menambahkan, untuk kebutuhan sopir busnya pemerintah menggandeng aparat TNI. Alasannya, sopir dari kalangan TNI dinilai lebih disiplin. Apalagi, jam sekolah di Purwakarta lebih pagi dari daerah lain.
 

Loading...