323.454 Siswa SMK Jawa Barat Ikuti UNBK 2019

323.454 Siswa SMK Jawa Barat Ikuti UNBK 2019
Ilustrasi

INILAH, Bandung - Sebanyak 323.454 siswa SMK mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 yang dilaksanakan pada 25-28 Maret 2019.

 

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika meninjau langsung pelaksanaan UNBK hari pertama di tiga sekolah, yaitu SMKN 12 Bandung, SMKN 11 Bandung, dan SMK Angkasa Husein Bandung, Senin (25/3/2019).

Dalam tinjauannya, Kadisdik mengatakan, pelaksanaan UNBK hari pertama berjalan dengan lancar. Meski ada beberapa kendala kecil, namun secara keseluruhan semuanya bisa diatasi dengan cepat.

"Beberapa hari ke depan kita akan fokus mengawal UNBK sampai selesai agar tak ada permasalahan, lancar dan sukses," ucapnya.

Kadisdik pun optimis para siswa mampu mengerjakan soal dengan baik dan mendapatkan nilai yang optimal.

"Tadi saya tanya siswa katanya soalnya mudah dikerjakan, jadi semoga mereka mendapatkan hasil yang terbaik," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Kabid PSMK), Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan sebanyak 2.814 SMK menyelenggarakan UNBK. Ini artinya SMK di Jabar, 100% menyelenggarakan UNBK.

"Kami berharap UNBK dalam penyelenggaraannya dapat berjalan lancar. Serta, siswa peserta UNBK dapat meraih hasil optimal," ujar Kabid PSMK pada Minggu (24/3/2019).

Menurut Kabid PSMK, simulasi telah beberapa kali dilaksanakan dan berjalan lancar. Kabid PSMK meminta dalam pelaksanaannya, senantiasa dijalin koordinasi antar proktor sekolah, helpdesk kabupaten/kota, helpdesk provinsi, dan pusat.

Lebih lanjut, Kabid PSMK mengatakan meskipun dinyatakan 100% UNBK, tetapi masih ada sekolah yang bergabung dalam pelaksanaannya.

Sekolah yang bergabung itu di antaranya disebabkan jumlah peserta yang kurang dari 20 peserta. Atau, belum terakreditasi dan belum ada izin operasional. "Tapi masalah itu sudah beres. Siswa tetap dapat melaksanakan UNBK," ucapnya.

Kabid PSMK menyebutkan sekitar 300 SMK yang masih  bergabung. Dengan proses penggabungan saat UNBK, tidak perlu lagi ada praktik pinjam atau sewa perangkat.