UKM Asas UPI: Menulis, Membaca, dan Mengkaji Karya Sastra Itu Asyik

UKM Asas UPI: Menulis, Membaca, dan Mengkaji Karya Sastra Itu Asyik
Ilustrasi

INILAH, Bandung - UKM Asas UPI memiliki wawasan yang luas, pandai mengkaji karya-karya seni sastra, kritis dan kreatif. Itulah aktivitas yang mereka geluti saat ini.

Kajian yang mereka lakukan, tidak hanya dari sastrawan-sastrawan besar yang ada di Indonesia maupun dari luar Indonesia, mahasiswa pun kerap kali mengkaji hasil karya seni sastra pemikiran dari mahasiswanya itu sendiri.

Misalnya saja, mengkaji cerita pendek (cerpen), puisi, novel, mereka juga kerap mengkaji beberapa cerpen dari media cetak. Hal ini dilakukan agar para mahasiswanya memiliki wawasan dan sudut pandang yang jauh luas terkait ilmu sastra itu sendiri.

"Di situ kita cari karakteristik media itu seperti apa, ya, pengkajian kecil-kecilan lah," kata Ketua UKM Asas UPI, Muhammad Adhimas Prasetyo kepada INILAHKORAN, Jumat (29/3/2019).

Dia mengungkapkan, kendati mahasiswa terbilang sangat kurang, pihaknya tetap optimis, dengan adanya UKM Asas di kampus UPI ini, diharapkan mahasiswa bisa tertarik dengan beberapa kegiatan yang dimilikinya. 

Selain itu, para mahasiswa ini bisa melek dan sadar betapa pentingnya belajar berorganisasi di lingkungan kampus untuk bekal mereka di masa yang akan datang.

"Mungkin sekarang orang lebih senang dengan visual, seperti televisi, jadi mereka itu seperti malas aja untuk membaca buku dan mengkajinya," ucapnya.

Dia berharap, keberadaan UKM Asas UPI bisa benar-benar bermanfaat bagi mahasiswanya. Selain itu, Asas UPI bisa terus mengenalkan kepada seluruh mahasiswanya ini, bahwa dengan membaca, mengkaji dan menulis sastra itu sangat asyik untuk dilakukan.

"Semoga UKM ini tetap di dukung oleh pihak kampus dan tetap ada sampai kapan pun," pungkasnya.