• Headline

    Lurah Leuwi Gajah Bantah Rutilahu Salah Sasaran

    Oleh : Ahmad Sayuti18 Mei 2018 16:03
    INILAH, Cimahi- Lurah Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Uus Supriyadi membantah jika dalam penentuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ada unsur kedekatan, dan terkesan tidak objektif.

    Uus mengaku penentuan atau renovasi Rutilahu tahun ini masih merupakan rumah yang sudah ditentukan oleh Lurah sebelumnya. Dirinya baru menjabat selama dua bulan, dan hanya meneruskan program Lurah sebelumnya.

    "Saat pendataan saya belum masuk. Pelaksanaan ditindaklanjuti Kasi Sarana Prasarana (Kelurahan Leuwigajah). Peran saya di situ tidak ada. Artinya tidak ada 'kongkalikong'," katanya saat ditemui di kantor Kelurahan Leuwigajah, Jalan Leuwi Gajah, Jumat (18/5/2018).

    Uus pun menegaskan dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan keluarga dengan warga Leuwi Gajah yang mendapatkan bantuan. Selain itu adanya hubungan pertemanan dengan sebagian warga tak lantas membuatnya buta.

    Semenjak menjabat jadi Lurah, dirinya langsung melakukan koordinasi dengan 20 RW yang ada di Kelurahan Leuwi Gajah. Menurutnya, koordinasi selalu berjalan, baik dari tingkat bawah ke atas maupun sebaliknya.

    Khusus tahun ini, rumah warga Kelurahan Leuwigajah yang masuk pokok pikiran (pokir) ada 74 unit. Namun, tiba-tiba ada tambahan hibah dari Kelurahan Karangmekar sebanyak 14 unit. Kini, rumah yang mendapat jatah Rutilahu sudah hampir rampung diperbaiki.

    Terkait rumah milik Sukaesih (70) di Kampung Cibogo RT 04/06 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan, rumah tersebut memang awalnya sudah masuk pokir.

    Namun, setelah data keluar dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) rumah tersebut tidak termasuk dalam daftar renovasi.

    Sementara itu, pihak DPKP Kota Cimahi melalui stafnya, Beni Gunadi menjelaskan, pihaknya tidak pernah membeda-bedakan usulan rumah yang masuk. Selama ini, usulan yang masuk selain dari kelurahan, ada juga yang melalui Anggota DPRD, masyarakat maupun LSM/Ormas.

    "Kita tampung semua. Yang pasti begitu kita verifikasi kalau memang layak dibantu, kita bantu," katanya.

    Khusus di RW 06, terang Beni, usulan memang masuk lewat aspirasi salah seorang anggota DPRD. Rumah Sukaesih memang tidak termasuk dalam daftar pertama yang diterimanya.

    Meski tidak masuk daftar Rutilahu lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dirinya memastikan rumah Sukaesih akan masuk daftar perbaikan lewat bantuan dari pusat atau provinsi.


    TAG :


    Berita TERKAIT