• Headline

    Polisi Lumpuhkan 2 Anggota Ormas Peminta THR dengan Mengancam Menggunakan Samurai

    Oleh : Ahmad Sayuti13 Juli 2018 11:42
    INILAH, Cimahi- Sat Reskrim Polres Cimahi menciduk dua orang preman yang melakukan perusakan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum lama ini.

    Kedua oknum ormas tersebut, yakni IH dan MIQ. Bahkan, salah satu di antaranya terpaksa ditembak betis kirinya lantaran melawan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) saat akan diringkus petugas.

    Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana menyebutkan, kedua preman ini ditangkap di persembunyiannya setelah melakukan aksi perusakan di kantor PUPR Kabupaten Bandung Barat pada 8 Juni 2018.

    "Saat itu mereka mengancam seluruh karyawan PUPR dengan mengacungkan samurai dan minta THR," katanya kepada wartawan, Jumat (13/7/2018).

    Karena permintaan mereka tidak digubris, keduanya pun langsung melakukan aksi perusakan di kantor tersebut. Para karyawan tak berani mencegah para tersangka, karena mereka membawa samurai.

    Setelah mendapatkan laporan, kepolisian langsung melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi. Perburuan terhadap keduanya cukup alot, akhirnya mereka bisa ditangkap oleh tim di persembunyiannya.

    "Saat mau ditangkap, salah seorang pelaku melawan. Kita berikan tindakan tegas dan terukur, betis kirinya ditembak," katanya.

    Selain mengamankan keduanya, petugas juga menyita beberapa barang bukti, seperti sebilah samurai, satu unit printer, lap top, dan satu unit CPU, serta beberapa ponsel. Akibat perbuatannya mereka dijerat pasal 170 KUHPidana tentang perusakan dengan ancaman pidana di atas tujuh tahun.

    Seperti diketahui, insiden perusakan kantor PUPR KBB dilakukan preman yang mabuk berbuat onar di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Jumat 8 Juni 2018 sore. Selain merusak ruangan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, para preman yang juga anggota ormas itu pun melukai dua pegawai.


    TAG :


    Berita TERKAIT