• Siswa SMA/SMK Lulus, Pengangguran Bertambah

    Oleh : Ahmad Sayuti13 Juli 2018 13:40
    INILAH, Cimahi- Kadisnakertans Kota Cimahi, Supendi Heriyadi menyebutkan, dengan lulusnya siswa SMK/SMA 2018, jumlah pengangguran dipastikan meningkat. Apalagi jika mereka tidak meneruskan pendidikan formalnya ke jenjang diploma atau strata satu.

    "Memang tidak mudah. Tapi kita harus optimis (tunaikan janji 1.000 lapangan pekerjaan)," katanya kepada wartawan di Komplek Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Jumat (13/7/2018).

    Menurutnya, jumlah pengangguran di Kota Cimahi di 2016 mencapai 14.223 orang, 2017 bertambah menjadi 14.000, dan 2018 bertambah menjadi 17.225. Jumlah tersebut dipastikan bertambah seiring kelulusan anak SMA/SMK yang tidak meneruskan pendidikan formalnya.

    Untuk mengurangi jumlah penganguran dan terciptanya lapangan pekerjaan sesuai dengan janji Ajay-Ngatiyana, Supendi mengintruksikan semua unsur Disnakertrans Kota Cimahi untuk melakukan berbagai upaya. Di antaranya, membuka Bursa Kerja Khusus (BKK) melalui Lembaga Pelatihan Khusus (LPK) dan melakukan berbagai pelatihan kerja.

    "Yang jelas, programnya jangan macam-macam, yang penting yang nganggur bisa bekerja," ujarnya.

    Sementara itu, untuk program bursa kerja tahun ini tidak kembali dilakukan. Apih sapaan karib Supendi mengaku program bursa kerja kurang efektif, lantaran penyerapan tenaga kerjanya sangat minim.

    Kepala Seksi Penempatan Kerja Disnakertrans Kota Cimahi, Dida Hadiningsih menambahkan, penyumbang angka pengangguran terbanyak berada di wilayah Cimahi Selatan. Terlebih di kawasan industri tersebut banyak pendatang yang ingin bekerja.

    "Pendatang yang ada di wilayah selatan ini, tiap tahunnya juga bertambah," ujarnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT