• Preman Mengamuk, Kantor Pemerintaahan KBB Harus Diperketat

    Oleh : Ahmad Sayuti13 Juli 2018 15:12
    INILAH, Cimahi- Buntut perusakan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat jelang Lebaran 2018, Polres Cimahi akan memperketat pengamanan di kantor-kantor pemerintahan.

    Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana menilai pengamanan di Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat saat ini belum maksimal. Apalagi gedung-gedung pemerintahan itu masuk dalam objek vital (Obvit).

    "Setelah kejadian tersebut pengamanan harus diperketat, karena tindakan perusakan dari berbagai pihak tidak bisa diprediksi," katanya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jumat (13/7/2018).

    Minimal, lanjut Rusdy, di kantor pemerintahan terdapat kamera CCTV di banyak sudut ruangan, menambah pagar tralis besi, dan penebalan keamanan dalam (kamdal).

    "Dengan demikian tidak sembarangan orang bisa masuk. Terpenting petugas keamanan dalam," ujarnya.

    Pihaknya akan menindak tegas siapapun pihak yang melakukan tindakan kekerasan dan perusakan. Seperti diketahui, insiden perusakan kantor Dinas PUPR KBB dilakukan preman yang mabuk dan berbuat onar di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Jumat, 8 Juni 2018 sore.

    Selain merusak ruangan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, para preman yang juga anggota ormas itu pun melukai dua pegawai. Tujuan mereka saat itu adalah untuk meminta jatah THR menjelang lebaran.

    Setelah cukup lama berkeliaran, dua orang preman yang juga anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) pelaku perusakan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat, akhirnya dicokok Satreskrim Polres Cimahi.

    Satunya dihadiahi timah panas pada kaki kirinya lantaran melakukan perlawanan pada petugas dengan senjata tajam saat akan diringkus.

    TAG :


    Berita TERKAIT