• Headline

    PD Kebersihan Pasang 400 Tempat Sampah Baru

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri12 Agustus 2018 09:09
    INILAH, Bandung - Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdyana Hadimin menyatakan pihaknya telah memasang 400 tempat sampah baru di sejumlah ruas jalan. Hal itu dikarenakan sudah banyak tempat sampah yang mengalami kerusakan.

    Pemasangan tempat sampah baru ini bertepatan dengan hari kedua acara Beberes Bandung, Minggu (12/8).

    "Jadi sebenernya ini penggantian, karena sudah banyak yang rusak baik itu karena waktu ataupun orang iseng. Jadi banyak yang tutupnya udah gak ada, karena sampah terus dijejali sampai over terus jebol," kata Deni di Jalan Ir. Soekarno, Bandung, Minggu (12/9).

    Deni menuturkan tempat sampah ini tidak hanya urusan PD Kebersihan saja, namun juga turut berperan aparatur kewilayahan yang memang sudah ada alokasi kebersihan dari Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK).

    Untuk itu dalam penggantian tempat sampah kali ini hanya memprioritaskan sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bandung. Titik tersebut juga merupakan kawasan yang menjadi tujuan para wisatawan.

    "Itu yang portable yang satu set untuk organik dan non organik, di beberapa jalan banyak yang sudah rusak. Sekarang yang jadi fokus pemerintah itu di jalan protokol kaya Asia Afrika, Braga, Dago (Ir. H Djuanda)" jelasnya.

    Deni menuturkan pemasangan 400 tempat sampah baru ini relatif lebih sedikit. Karena tempat sampah yang ada di Kota Bandung saat ini jumlahnya mencapai ribuan, baik itu berada dalam tanggung jawab PD Kebersihan ataupun di bawah pengawasan aparat kewilayaha.

    "Idealnya 50 meter satu atau 100 meter satu, tapi kalau di protokol itu kalau wisata bisa 20 meter satu. Tapi di sini nggak apa-apa 50 meter 1," dia menegaskan.

    Diungkapkan Deni keberadaan tempat sampah ini sangat penting, terutama di wilayah yang kerap menjadi destinasi wisata. Karena, sambung dia, tempat sampah tersebut memudahkan orang untuk membuang sampah ke tempat terdekatnya.

    "Kalau saya lebih baik diperbanyak itu jadi lebih bagus. Untuk penggantian kalau saya cenderung mengusulkan 6 bulan sekali diganti," cetusnya.

    Deni mengakui selama ini wisatawan masih banyak yang belum sadar untuk berlaku tertib membuang sampah di Kota Bandung. Hal ini tidak bisa dipungkiri sebagai penyebab bertambahnya jumlah sampah terutama saat memasuki akhir pekan.

    "Kalau masyarakat Kota Bandung dari tahun ke tahun semakin paham tentang kebersihan, tapi Kota Bandung kalau weekend banyak yang datang wisatawan. Nah ketika datang makan, minum dan ke tempat wisata itu konsekuensinya nyampah," pungkasnya.

    TAG :


    Berita TERKAIT