• Headline

    Inilah yang Harus Diperhatikan Saat Mengurus Hewan Kurban

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri14 Agustus 2018 13:27
    fotografer: Bambang Prasethyo
    INILAH, Bandung - Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan para petugas hewan kurban harus memperhatikan sejumlah langkah sebelum melakukan penyembelihan saat Hari Raya Idul Adha pada Senin (20/8) mendatang.

    Anjuran mengurus hewan sembelih dengan baik dan benar ini juga telah diberikan kepada para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) beberapa waktu lalu.

    Elly menyatakan hal pertama yang harus diperhatikan adalah cara menjatuhkan hewan kurban. Hal ini menurutnya akan mempengaruhi kualitas daging nantinya, baik itu kambing ataupun sapi.

    "Mulai cara menjatuhkan hewan jangan sampai dipaksa, kalau dipaksa mempengaruhi dagingnya. Kan itu suka biru-biru, nah dalam handling menjatuhkan hewan kita kasih tahu," kata Elly saat ditemui di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Bandung, Selasa (14/8).

    Elly menuturkan salah satu hal yang penting adalah proses penyembelihan, karena ada batas waktu saat mulai memotong leher hewan. Kemudian, sambung dia, harus dipastikan hewan sudah benar-benar mati dan tidak ada pergerakan lagi sebelum dikuliti.

    Menurut Elly cara penyembelihan ini juga berpengaruh terhadap kualitas daging hewan kurban. Baik itu kambing atau sapi sekalipun apabila tidak disembelih dengan benar dagingnya akan terasa alot.

    "Kedua cara menyembelih dalam waktu beberapa detik 3 urat nadi harus putus, keluarkan darahnya sampai habis, rigor mortis nya belum betul-betul diam," tegasnya.

    Elly juga mengingatkan peralatan yang digunakan untuk menyembelih harus memiliki kualitas terbaik. Utamanya, soal ketajaman pisau ataupun golok untuk memotong hewan kurban.

    "Setelah hewan kurban diam terus mengulitinya harus betul-betul dan harus memakai alas, jangan langsung dari terpal, dan pisau harus tajam," ulasnya.

    Diungkapkan Elly, sebisa mungkin alas untuk pemotongan setiap bagian hewan kurban juga harus diperhitungkan. Sebisa mungkin, dia menyarankan untuk tidak memakai terpal, apalagi bekas pemakaian kegiatan lain sebagai atap ataupun alas.

    "Pakai plastik atau kayu lebih baik, tapi tetap harus bersih. Nah, kalau di terpal takutnya terkontaminasi dan kalau di terpal alot dan licin," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT