• Headline

    Kemenag akan Teliti Ceramah di Medsos

    Oleh : Okky Adiana16 Agustus 2018 13:00
    INILAH, Bandung - Banyaknya video ceramah di media sosial (medsos), jangan sampai membuat literatur keagamaan menjadi bias.

    Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat, Ahmad Bukhori mengatakan, pihaknya akan mengadakan pertemuan guna membahas pengawasan video ceramah di medsos. Nantinya, Kemenag berencana mengajak beberapa pihak yang memiliki kapabilitas dalam bidangnya.

    "Pengaruh medsos (sekarang) sangat luar biasa, hal semacam ini juga nanti kita akan adakan semacam pertimbangan dari ahli IT, dari MUI, dari ormas Islam besar, dan kita akan mengadakan pertemuan untuk masalah itu," kata Ahmad, Kamis (16/8).

    Menurut dia, hal ini dinilai sangat penting, karena pengaruh medsos sangat kuat, namun pengontrolannya sangat minim. Selain pengawasan di medsos, lanjut Ahmad, sertifikasi atau standardisasi mubalig juga dirasa perlu dilakukan.

    Mubalig harus memiliki standar tersendiri, terutama pada aspek ilmu agamanya.

    "Harus punya standar lah, harusnya sadar kalau mubalig belum waktunya jangan maksain diri, minimal mubalig baca Alqurannya bener, rujukanya juga jelas, Alquran dan hadis ditafsirkan sesuai," paparnya. [ito]


    TAG :


    Berita TERKAIT