• Headline

    Jalan Tembus Pandu Terkendala Akibat Dinas Terkait Belum Pindahkan Makam

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri16 September 2018 18:53
    INILAH, Bandung " Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Arief Prasetya menyatakan jalan tembus dari Jalan Pandu ke Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) akan diperlebar layaknya jalur umum.

    Selama ini, jalan tersebut hanya menjadi ‘jalur tikus’ karena hanya bisa dilalui oleh sepeda motor.

    Arief menyatakan pihaknya sudah menyiapkan Detail Engeenering Design (DED) beserta pendanaannya. Namun, belum bisa dieksekusi pengerjaannya lantaran menunggu pemindahan makam oleh Dinas Tata Ruang (Distaru).

    “Pandu kami siap, karena kami sudah ada Detail Engeenering Design, tinggal temen-temen dari Distaru bisa memindahkan makamnya, karena jalan yang tembus dari Djunjunan ke Pajajaran satu-satunya itu,” kata Arief beberapa waktu lalu.

    Ditegaskan Arief, pada mulanya jalur tersebut memang jalan umum, hanya saja dikarenakan lahan makam yang semakin menyempit maka lahan jalan terus terpakai.

    “Itu juga sebetulnya jalan dulunya, tetapi karena kebutuhan makam ini sangat banyak, sehingga terisi makam, sebenarnya itu jalan,” cetusnya.

    Pemindahan makam ini menjadi kendala paling besar dalam membuka jalur Jalan Pandu ini. Sehingga, kata dia, menghambat pengerjaan yang seharusnya sudah dilakukan sejak 2017 silam.

    “Targetnya tahun kemarin kita lakukan, cuma yang jadi masalah saat pemindahan jenazah atau jasad ini kan yang menjadi kendala, karena yang saya dengar ada yang keluarganya tidak di sini, di luar negeri,” ujarnya.

    Arief menuturkan, untuk membuka jalan sepanjang 700 meter tersebut, pihaknya sudah menyiapkan dana sebesar 7 miliar rupiah.

    “Kalau itu beres dari segi pendanaan sudah siap, DED sudah siap, perhitungan sudah siap, kalau temen-temen dari Distaru bisa memindahkan pemakaman, kita siap. Rp 7 miliar kita siapkan lebar 12 meter, panjang sekitar 700 meter,” pungkasnya.

    TAG :


    Berita TERKAIT