• Headline

    Jembatan Gantung Rancamanyar Bahayakan Pengguna Jalan

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha16 September 2018 18:59
    INILAH,Bandung- Sasak atau jembatan gantung di atas Sungai Citarum di Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, kondisinya membahayakan pejalan kaki.

    Sejumlah sambungan di lantai jembatan yang berbahan besi rusak dan menyisakan celah selebar kurang lebih 10 sentimeter.


    Pantauan INILAH di jembatan gantung yang tepatnya berada di Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah itu, memaksa para pejalan kaki untuk berhati hati.

    Jika tidak, bisa-bisa kaki mereka terperosok celah besi yang kedua sisinya bisa melukai kaki. Saat diinjak, jembatan besi itu mengeluarkan suara berderit dari sambungan alas besi jembatan tersebut.

    Selain digunakan sebagai akses pejalan kaki, jembatan ini juga kerap digunakan sebagai jalan alternatif bagi para pengguna sepeda motor yang hendak berpergian menuju Cibaduyut Kota Bandung, bila jalur utama Jalan Rancamanyar-Cibaduyut mengalami kemacetan yang cukup parah.

    Kerusakan alas besi penyambung jembatan ini sudah lama dibiarkan. Kerusakan itu terjadi secara perlahan, hal tersebut dikatakan oleh Ade Jaja (35) yang kerap melintas di jembatan itu.
    Tidak hanya lantai besi, ada juga bantalan jembatan yang ada di bawah jembatan disangga menggunakan sebilah balok dan bambu.

    "Sudah lama rusaknya, lebih dari satu tahun. Rawan buat pejalan kaki, apalagi malam lubangnya tidak terlihat bisa-bisa terperosok. Kerusakan tidak hanya terjadi di alas jembatan, tapi di bawah jebatan juga," ujarnya.

    Rohiman (40) warga lainnya menuturkan kerusakan jembatan itu terjadi sejak banyak dilintasi oleh motor. Saat motor yang melintas berpapasan di jembatan itu, jembatan tersebut bergoyang.

    "Rawan putus, karena pada waktu jam masuk dan keluar kerja banyak sepeda motor yang melintas di jembatan itu. Jumlahnya ratusan setiap harinya, bahkan lebih," katanya.


    TAG :


    Berita TERKAIT