• Headline

    Untuk Guru Honorer, Dedi Mulyadi Akan Ikut Demo di Ibu Kota

    Oleh : Rianto Nurdiansyah22 September 2018 14:38
    INILAH, Bandung-Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tenaga honorer yang sudah lama menggabdi seharusnya tidak perlu mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Menurut dia, tenaga honorer tersebut mendapat prioritas untuk langsung diangkat sebagai abdi negara.

    Karena itu, dia menyatakan diri siap memimpin demo tenaga honorer di Jakarta. Demo yang akan dia pimpin, yaitu menutut agar tenaga honorer diangkat CPNS tanpa tes.

    Dedi bersama Forum Honorer Kategori 2 Indonesia atau FHK2I sudah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta, di Jalan Veteran, Kelurahan Nageri Kaler, Purwakarta, Sabtu (22/9/2018).

    “Saya siap memimpin demo tenaga honorer di Jakarta. Mereka sudah lama mengabdi. Orang yang sudah lama mengabdi ngapain harus ikut tes CPNS, harusnya langsung diangkat,” ujar Dedi saat dihubungi.

    Menurut dia, para guru honorer otomatis memiliki pengalaman dalam bekerja. Karena itu, pengalaman dan masa bakti mereka harus dijadikan pertimbangan agar tidak harus menjalani tes CPNS.

    “Lihat masa baktinya. Kasihan mereka, perjuangan dari awal dengan honor kecil tidak dihargai,” tegas dia.

    Berkaca pada Peraturan Menteri PAN-RB No 36 Tahun 2018, menurut dia, batasan usia 35 tahun tidak relevan. Hal ini berimpilkasi terhadap terabaikannya tenaga honor yang berada di atas usia tersebut.

    “Rata-rata mereka sudah berumur. Artinya, sebenarnya kalau diangkat menguntungkan negara karena SDM mereka sudah memadai. Masa kerjanya pun menjadi sedikit saat nanti bekerja sebagai ASN,” tuturnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT