• Headline

    Duar, Ledakan Gegerkan Pasar Kembang Bogor

    Oleh : Rizki Mauludi14 Mei 2018 16:51
    fotografer: INILAH/Rizki Mauludi
    INILAH, Bogor - Suara ledakan disertai kepulan asap putih menggegerkan Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (14/5/2018) siang. Pengunjung dan pedagang panik berhamburan keluar dan menjauhi pasar.

    Ternyata ledakan tersebut berasal dari sebuah lapak petasan di depan Blok B Pasar Kebon Kembang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB, bisa diredam setelah para pedagang bahu membahu memadamkan api dari lapak petasan.

    Salah seorang pengunjung pasar Maemunah mengira ledakan berasal dari bom.Namun, ternyata dari beberapa petasan. "Ya Allah, saya kira bom tadi, lagi musim adanya bom. Sampai gemeteran ini badan saya," ujarnya.

    Sementara itu, penjual petasan, Didik Hidayat menduga menduga sumber api berasal dari puntung rokok yang mengenai petasan, sehingga sumbu petasan terbakar dan menyala.

    "Lagi jualan tadi saya, jualannya juga lagi sepi. Sepertinya ada yang melempar puntung rokok atau apa. Awalnya yang terbakar petasan-petasan kecil, kemudian merembet ke petasan yang lebih besar," ungkapnya.

    Didik mengatakan, rekan pedagang lain berusaha memisahkan petasan yang belum terbakar sambil menyiramkan air ke petasan yang masih menyala.

    "Sebagian besar petasan ludes terbakar, sisanya sudah dibawa ke Polsek karena tadi juga ada pihak kepolisian yang mendatangi tempat kejadian," tuturnya.

    Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Syuhairi Nasution mengungkapkan, pihaknya selaku pengelola pasar turut ikut prihatin atas kejadian tersebut.

    "Saya harap kejadian serupa tidak terulang kembali. Karena melihat kejadian tadi cukup mengegerkan hingga membuat pedagang dan pengunjung panik. Seharusnya mau bulan ramadan tenang dan kondusif, jangan justru bikin panik," ungkapnya.

    Syuhairi mengaku sudah berkoordinasi dengan bagian K3 untuk membuat surat edaran dan segera dilayangkan ke semua pasar. Surat edaran tersebut berisikan imbauan agar tidak menjual petasan karena sesuai aturan yang berlaku, kecuali kembang api dan itupun harus berizin.

    "Ke depan kami akan sweeping bersama instansi terkait, agar tidak ada lagi yang berjualan petasan di pasar. Karena bisa dilihat, dampaknya membuat warga dan pengunjung pasar tidak nyaman, panik," jelasnya.[gin]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT