• Headline

    Pedagang Mensyukuri Mangkraknya Relokasi PKL Puncak

    Oleh : Reza Zurifwan08 Juli 2018 17:36
    INILAH, Bogor - Terancam mangkraknya pembangunan relokasi (PKL) Puncak di lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Gunung Mas malah disyukuri oleh para pedagang.

    "Sebenarnya PKL tidak minta direlokasi, tapi lebih ke penataan khususnya bagi mereka yang tempat berdagangnya berisiko terkena bencana longsor. Mangkraknya pembangunan relokasi PKL Puncak saya syukuri saja karena konsepnya belum jelas," ujar Ujang Suminta pedagang kuliner di Kawasan Gunung Mas kepada wartawan, Minggu (8/7).

    Dia menerangkan hingga saat ini dirinya hanya mendengar dari pemerintah bahwa jumlah kios sebanyak 400an dengan lebar kios 3x3 meter. Menurutnya lebar kios tersebut tidak cocok untuk pedagang seperti dirinya.

    "Kalau pedagang buah atau oleh-oleh itu cocok saja kalau ukuran kiosnya 3x3 meter, tetapi kalau pedagang kuliner seperti saya itu tidak cukup. Saya minta kalau memang mau direlokasi untuk pedagang kuliner luas kiosnya ditambah," terangnya.

    Ketua Tim Relokasi PKL Puncak Dace Supriadi menjelaskan gara-gara perubahan rencana dan pengambilalihan pembiayaan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera), maka pembangunan relokasi PKL Puncak pun belum jelas waktunya.

    "Sebenarnya kita sudah punya anggaran sebesar Rp10,3 miliar untuk pembangunan relokasi PKL puncak, namun karena ada perluasan rest area dari 1 hektare menjadi 5 hektare maka kita masih menunggu rencana dari KemenPU-Pera yang katanya akan membiayai pembangunan kios, sarana dan prasarana lainnya," jelas Dace.

    Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian ini memaparkan dengan ditanggungnya biaya pembangunan relokasi PKL Puncak maka Pemkab Bogor hanya membayar sewa lahan 5 hektare kepada PTPN VIII.

    "Dari luas lahan 5 hektare yang akan kita sewa selama lima tahun Pemkab Bogor sudah membayar sewa lahan yang satu hektare selama lima tahun dengan biaya Rp700 juta. Kita saat ini waswas karena anggaran Rp10,3 miliar yang sudah kita anggarkan tidak akan terserap secara maksimal," paparnya.

    Dace melanjutkan Pemkab Bogor akan membuat surat ke KemenPU-Pera untuk meminta kejelasan pembangunan relokasi PKL Puncak karena bagaimanapun sisa waktu hanya 5 bulan lagi.


    TAG :


    Berita TERKAIT