• Penggusuran PKL Blok Pinus Puncak Disampaikan Tanpa Surat

    Oleh : Reza Zurifwan08 Juli 2018 18:26
    fotografer: Ilustrasi
    INILAH, Bogor -Sepuluh Pedagang Kaki Lima (PKL) Puncak yang berdagang di blok pinus Gunung Mas menanyakan kejelasan rencana penggusuran yang dikirimkan oleh Pemerintah Kecamatan Cisarua.

    "Karena belum adanya kejelasan dari Pemerintah Kecamatan Cisarua, saya minta penggusuran atau pembongkaran bangunan PKL Puncak blok pinus yang rencananya dilaksanakan besok ditunda hingga ada solusi," kata anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Slamet Mulyadi kepada wartawan, Minggu (8/7).

    Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan penggusuran PKL Puncak yang akan dilaksanakan besok harus jelas alasan penggusurannya dan apakah setelah pembangunan sarana prasarana lahan arena paralayang para PKL diperbolehkan lagi berdagang di tempat yang sama.

    "Sebelum digusur, kami minta Pemerintah Kecamatan Cisarua mengadakan musyawarah dengan para PKL karena mereka tidak thau apakah penggusuran ini untuk selamanya atau setelah pembangunan sarana prasarana arena paralayang mereka diperbolehkan lagi berdagang," terangnya.

    Slamet juga meminta solusi berupa lahan berdagang yang baru, karena para PKL Puncak blok pinus ini harus tetap menghidupi keluarganya selama tidak boleh berdagang di tempat tersebut.

    Terpisah, Camat Cisarua Bayu Rahmawanto yang dihubungi Inilah hingga berita ini diturunkan belum menjawab perihal keresahan para PKL Puncak blok pinus yang akan digusur besok.

    TAG :


    Berita TERKAIT