• Headline

    Mendagri: Selisih Suara 2% Bisa Diperhitungkan MK

    Oleh : Rishad Noviansyah13 Juli 2018 16:31
    INILAH, Bogor- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara soal gugatan yang diajukan pasangan calon (paslon) Bupati Bogor nomor urut tiga Ade Ruhandi (Jaro Ade)-Ingrid Kansil.

    Tidak semua gugatan bakal ditindaklanjuti, namun selama alat bukti yang diajukan cukup kuat, maka bukan tidak mungkin akan dipertimbangkan Mahkamah Konstitusi (MK).

    Menurut Tjahjo, jika ada pihak yang tidak puas, dan memiliki cukup alat bukti, maka dipersilahkan untuk mengajukan gugatan ke MK.

    "Kalau tidak puas, dan memiliki cukup alat bukti silahkan mengajukan ke MK," katanya, di Bogor.

    Dia mengungkapkan, banyaknya permohonan mengenai sengketa Pilkada 2018 yang masuk ke MK, tidak sampai 30% yang bakal ditindaklanjuti oleh MK.

    "Yang kekalahannya antara dua persen sampai tiga persen saya yakin akan diperhatikan oleh MK," jelasnya.

    Dia meyakini jika MK cukup akomodatif dengan melihat undang-undang yang ada, dan mencermati berbagai perkembangan dari pilkada yang ada.

    "Saya kira undang-undang memberikan ruang, bisa lewat panwas, bawaslu, MK," jelasnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT