• Headline

    JA Pasrah Kalah di MK

    Oleh : Reza Zurifwan09 Agustus 2018 17:03
    INILAH, Bogor - Calon Bupati Bogor Jare Ade tegar dalam menghadapi hasil sidang putusan sela di Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah menyatakan permohonan perselisihan hasil Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Bogor tahun 2018 ditolak.

    "Saya meminta semua pendukung baik yang tergabung dalam koalisi partai politik atau relawan untuk tegar. Karena mulai dari awal hingga hari ini persidangan di MK adalah sebuah proses dalam kehidupan. Kita sebagai manusia hanya berikhtiar dan Allah SWT juga yang memutuskan," singkat Jaro Ade di Gedung MK Jalan Medan Merdeka Jakarta, Kamis (9/8).

    Salah satu pengacara pasangan calon Bupati - Wakil Bupati Bogor Jaro Ade - Inggrid Kansil (JADI) dari AWK Law Firm Herdiyan Nuryadin menerangkan selama sidang di MK yang diketuai oleh Aswanto, pokok perkara gugatan bisa dibilang tidak pernah tersentuh.

    "Dari awal kita tidak pernah mempermasalahkan selisih suara, tetapi data pemilih tambahan yang menggelembung dan tidak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Kami sudah berupaya, namun keputusan MK ini bersifat final atau inkrah," terang Herdiyan.

    Dalam sidang putusan sela, ada 34 perkara perselisihan suara pemilihan Bupati atau Wali Kota. Dari semua perkara itu 33 di antaranya permohonan ditolak atau gugur.

    Sementara 1 perkara lainnya yang dimohon oleh pasangan Calon Bupati - Wakil Bupati Rote Ndao Jonas Cornelius Lun dan Adolfina Lun ditarik kembali oleh pemohon dan dikabulkan oleh MK.

    TAG :


    Berita TERKAIT