• Headline

    Pipa Patah, Aliran Air PDAM ke Bojonggode Terputus

    Oleh : Reza Zurifwan13 September 2018 10:45
    fotografer: Reza Zurifwan
    INILAH, Bogor - Sebanyak 20 pekerja diturunkan oleh PDAM Tirta Kahuripan guna membangun jaringan pipa ATDA darirta akibat pipa distribusi air yang lama patah pada Rabu (12/9)vmalam pukul 19.52 WIB.

    Akibat patahnya pipa distribusi ini aliran air ke pelanggan yang ada di wilayah Kecamatan Bojonggede pun terputus hingga beberapa warga membeli air curah atau meminta air ke tetangga yang menggunakan pompa air sumur.

    "Air PDAM dirumah saya mati mulai dari jam 20.30 WIB, dapat kabar dari Rukun Warga katanya pipa distrubusi air yang berada disisi jembatan Bojonggede patah. Untung tetangga menggunakan air sumur pompa hingga saya bisa meminta air darinya," kata Yana warga Cluster Belalai Gajah Perumahan Graha Kartika Pratama kepada wartawan, Kamis (13/9).

    Sementara Rina warga Perumahan Graha Kartika Pratama lainnya menuturkan dirinya harus mengungsi ke rumah saudara karena rumahnya hanya mengandalkan jaringan pipa air PDAM Tirta Kahuripan.

    "Sejak semalam saya udah mengungsi sementara ke rumah orang tua yang kebetulan tidak jauh lokasinya. Terjaminnya pasokan air sangat penting karena untuk keperluan cuci, mandi dan masak," tutur Rina.

    Salah satu pekerja PDAM Tirta Kahurupan yang tak mau disebutkan namanya menerangkan pipa distribusi air patah pada pukul 19.52 WIB, lalu tak lama aliran air ke wilayh Kecamatan Bojonggede dimatikan.

    "Kalau penyebab patahnyaga tau, mungkin karena faktor alam atau usia pipa. Saat ini 20 pekerja sedang membangun instalasi pipa distribusi air yang baru sepanjang 110 meter dan semoga bisa selesai sore ini juga," terangnya.

    Salah satu Humas PDAM Tirta Kahuripan bernama Gina menjelaskan pipa distribusi air yang lama tidak bisa difungsikan karen kondisinya jatuh ke dasar sungai.

    "Saat ini kami sedang membangun pipa distribusi air darurat ini langkah cepat agar distribusi air ke pelanggan bisa segera dilaksanakan. Untuk mengatasi kesulitan mendapatkan air yang dialami pelanggan kami sudah menyebar mobil tanki air ke perumahan - perumahan," jelas Gina.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT