• Headline

    56.069 Peserta Ikuti SBMPTM di Panlok 34 Bandung

    Oleh : Okky Adiana08 Mei 2018 11:27
    fotografer: Okky Adiana
    INILAH, Bandung - Sebanyak 56.069 peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Panitia Lokal (Panlok) 34 Bandung, pada Selasa (8/5). Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu.

    Sekretaris Eksekutif 1, Panlok 34 Bandung, Asep Gana Suganda mengatakan, SBMPTN tahun ini ada 10 orang peserta berkebutuhan khusus. Dari jumlah tersebut tiga diantaranya adalah tuna netra. Dalam hal ini pihak panitia sudah memfasilitasinya.

    Selain itu, bagi peserta yang memerlukan kebutuhan khusus lainnya, seperti kecelakaan dan lain sebagainya, lanjut Asep, pihak panitia juga sudah mengantisiapasi dan menempatkan peserta di kampus ITB sekolah Farmasi.

    "Ada juga yang gangguan fisik termasuk yang pakai kursi roda, bahkan ada yang kemarin minta izin, dia itu menggunakan meja khusus karena dia orang kidal, atau nulis dengan kiri. Kami sudah fasilitasi mereka," kata Asep kepada wartawan di kampus ITB, Selasa (8/5).

    Dia menambahkan, selain Ujian Tulis Berbasis Cetakan (UTBC), dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang terbaru SBMPTN tahun ini adalah, ujian menggunakan Anroid. Untuk tahun ini jumlah peserta ujian yang menggunakan android sebanyak 1.000 orang, dan mereka akan ujian di kampus Unpad Jatinangor.

    "Kalau desktop itu kan menggunakan desktop perguruan tinggi masing-masing, sedangkan android atau gadget-nya punya peserta masing-masing. Terlebih dahulu didaftarkan dan harus di upload dengan program-program yang diperlukan. Desktop tahun ini total di Panlok Bandung ada 2.270 orang," paparnya.

    Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti perbaikan jaringan listrik, ataupun putus aliran listrik, pihaknya sudah berkoordinasi dan memohon kepada pihak PLN pusat agar tidak terjadi gangguan listrik saat SBMPTN berlangsung.

    "Insya Allah kami sudah kerjasama dengan PLN dan panitia pusat. Kalau desktop kan mau tidak mau harus menggunakan energi listrik. Mudah-mudahan tidak ada gangguan listrik," ucapnya.

    Dia berharap, SBMPTN 2018 bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Semua peserta pun busa mengerjakan dengan baik dan benar.

    "Mudah-mudahan itu bisa terlaksana. Di Bandung ini memang ada sedikit kekhawatiran, kenapa? Karena ada mogok kendaraan umum, tapi informasi terakhir yang saya peroleh katanya tidak jadi mogok," tambahnya. [jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT