• Iriawan Tinjau PPDB di SMAN 5 Bandung

    Oleh : Okky Adiana03 Juli 2018 17:05
    fotografer: Syamsuddin Nasution
    INILAH, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, M. Iriawan memantau PPDB 2018 di SMA Negeri 5 Jalan Belitung, Kota Bandung, Selasa (3/7).

    Sebelum memantau, Iriawan yang juga tercatat sebagai alumni SMAN 5 Bandung ini sempat bernostalgia sejenak di sekolahnya itu. Sembari didampingi oleh beberapa guru SMAN 5 Bandung, dia melihat-lihat beberapa ruangan kelas.

    Tidak hanya itu, mantan Kapolda Jabar itu sempat masuk ke ruangan kelasnya dulu. Bahkan ia menyempatkan untuk duduk di bangku yang pernah ditempatinya semasa sekolah dulu.

    Usai melihat beberapa kelas, selanjutnya Iriawan melihat sejumlah siswa yang tengah berlatih angklung di lantai dua sekolah tersebut. Bahkan ia pun tak segan untuk memainkan angklung bersama siswa-siswi tersebut.

    Terkait PPDB Jabar 2018 sendiri, Iriawan mengungkapkan, bahwa semua sistem PPDB 2018 di Jabar sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur. Dia meyakini tak akan ada kecuarangan dan semuanya akan baik-baik saja.

    Sebab kata dia, mulai dari pengawas dan sistemnya sudah berjalan dengan baik, sehingga untuk penyimpangannya sendiri akan sulit dilakukan.

    "Kami mau lihat buktinya apa, kita juga nggak mau mencari SDM-SDM yang memang tidak pas untuk sekolah dengan potensi yang ada. Jadi mohon kami diberikan, prediksi kecurangan yang mana? Jual belinya yang mana dan siapa? Mungkin kalau prediksi mungkin saja ada. Kami akan melakukan langkah-langkah tindakan apabila itu dilakukan beberapa oknum kalau ada," papar Iriawan kepada wartawan usai memantau PPDB 2018 di SMAN 5 Bandung, Selasa (3/7).

    Dia menegaskan, jika memang terbukti ada pelanggaran, pihaknya tak segan-segan akan menindak tegas oknum tersebut.

    "Tapi sampai saat ini kami belum menemukan, karena aturan semakin dibuat secara teknologi informasi atau IT itu makin sulit, sekarang sudah pakai e-catalog dan lainnya, sehingga tidak bersentuhan antara manusia dan manusia," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT