• Headline

    Tolak Zonasi PPDB, Puluhan Ibu-ibu Demo di Gedung Sate

    Oleh : Rianto Nurdiansyah09 Juli 2018 11:58
    fotografer: Inilah/Bambang Prasethyo
    INILAH, Bandung -Puluhan warga dari Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Se-Jawa Barat menolak sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Massa yang mayoritas ibu-ibu ini melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Senin (9/7/2018).

    Koordinator aksi Lili Maulana mengatakan banyak masyarakat dirugikan oleh sistem zonasi PPDB. "Apalagi pergub baru membuat alokasinya meningkat dari 30% menjadi 40%," ujar Lili di tengah aksi.

    Dia menambahkan, Permendikbud 14 Tahun 2018 juga mengisyaratkan sekolah wajib menerima peserta didik 90% dari zonasi terdekat dari seluruh jumlah siswa yang diterima.

    "Banyak sekali calon siswa yang tinggal lebih dekat dengan sekolah tapi tidak diterima dengan alasan kurang jelas dan tanpa survei," katanya.

    Lili menduga ada ketidakadilan di pihak sekolah. Salah satu indikasinya, siswa miskin tetap ditolak panitia PPDB walaupun sudah kantongi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    "Kami menduga ada aksi jual beli kursi yang dilakukan oknum panitia. Ada ortu yang mampu namun menggunakan SKTM sehingga bisa diterima masuk sekolah," paparnya.

    Dia mengaku sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Namun, kata dia, pejabat terkait tak menanggapi secara serius apa yang pihaknya sampaikan.
    "Kami sudah dua kali ke Disdik tapi tidak ditanggapi sehingga kami memilih ke Gedung Sate dengan harapan bisa bertemu dengan Pj Gubernur," pungkasnya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT