• Headline

    Ada Titip Menitip PPDB di Kota Cirebon?

    Oleh : erika11 Juli 2018 16:58
    INILAH, Cirebon - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Cirebon disinyalir masih diwarnai praktik 'titip menitip'. Berdasarkan informasi, sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon menerima permintaan titipan siswa baru yang hendak masuk ke SMP Negeri tertentu dalam jumlah tak sedikit.

    Namun sejauh ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon belum bersedia mengubah kuota yang telah ditentukan. Praktik semacam itu dengan kata lain dilakukan di luae ketentuan pada sekolah-sekolah tertentu. Titip menitip disebut-sebut dilakukan sebagian besar anggota maupun pimpinan dewan melalui lobi-lobi kepada Disdik.

    Namun, anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Sumardi menampik praktik titip menitip secara paksa melebihi kuota sebagaimana ketentuan. Dia mengklaim, yang dilakukan pihaknya hanya memperjuangkan calon siswa baru yang seharusnya diterima di sekolah negeri tertentu, tapi justru tereliminasi dalam sistem PPDB online.

    "Keinginan dewan bukan nitip Masalahnya ada siswa baru yang rumahnya dekat sekolah, tapi tidak masuk," katanya.

    Selain itu, ada pula calon siswa baru yang sempat bertengger pada posisi aman, namun tiba-tiba tereliminasi. Menurutnya, dewan dalam hal ini hanya sebatas mengakomodir aspirasi masyarakat.

    Karena itu, pihaknya menyayangkan ketiadaan kebijakan Disdik untuk menambahkan kuota siswa baru. Dia menyebutkan, Disdik hanya mengarahkan siswa titipan ke sekolah dengan kuota yang masih tersedia. "Tetap tidak ada tambahan (kuota siswa baru). Sampai kini belum ada kebijakan," ujarnya.

    Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani mengatakan, masih banyak persoalan yang ditemukan pihaknya pada PPDB online tahun ini. Salah satunya ketidaksesuaian penerimaan siswa baru dengan ketentuan zonasi. "Masih banyak yang berdasarkan zonasi jaraknya dekat, tapi tak diterima," tuturnya.

    Dia meyakinkan, dewan dalam hal ini hanya menghendaki masyarakat Kota Cirebon tetap mengenyam pendidikan yang layak. Selain, imbuhnya, sistem PPDB di Kota Cirebon sendiri memang masih butuh evaluasi dan pembenahan.

    Karenanya, Harry membantah adanya praktik titip menitip siswa baru oleh DPRD dalam pelaksanaan PPDB online tingkat SMP. Dia menegaskan, semua proses harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang sudah disepakati. "Tidak ada titip menitip, semua harus prosedural. Tapi jangan sampai ada siswa yang tak sekolah," tegasnya.

    Sayang, hingga kini belum ada tanggapan dari Disdik terkait hal tersebut. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT