• Antisipasi Joki, Unisba Siagakan Keamanan Dalam

    Oleh : Okky Adiana13 Agustus 2018 14:18
    fotografer: Inilah/Okky Adiana
    INILAH, Bandung - Akhir pekan lalu, Sabtu (11/8) dan Minggu (12/8), Universitas Islam Bandung (Unibsa) melaksanakan ujian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Prodi Kedokteran.

    Untuk mengantisipasi perjokian , pihak kampus melakukan pengawasan ekstra siaga. Salah satunya menyiagakan puluhan Keamanan Dalam (Kamdal) ruang ujian pada pelaskanaan tes PMB tahap III ini.

    "Pertama kita lakukan screening di pintu masuk. Kita mengerahkan petugas Kamdal dalam kita untuk menyeleksi. Kemudian juga pengawas ekstra siaga untuk mengawasi peserta-peserta tersebut. Peserta harus membawa identitas asli," kata Rektor Unisba Prof. Edi Setiadi.

    Dia mengatakan, hikmah PMB tahap II lalu, menjadi pelajaran bagi pihak kampus dalam pelaksanaan PMB tahap III sekarang. Apalagi perjokian itu sudah dianggap sebagai tindakan kriminal.

    "Jadi kami lebih ketat dalam pelaskanaan PMB tahap III ini terutama memfokuskan untuk Prodi Kedokteran," tambahnya.

    Edi menyebutkan, Prodi Kedokteran memang menjadi favorit di Unisba. Bahkan setiap tahun jumlah pendaftar untuk prodi ini terus meningkat.

    Kendati begitu lanjut dia, pihak kampus tidak serta merta menerima mahasiswanya. Sebab Prodi Kedokteran ini sangat ketat dengan kode etiknya.

    "Tidak boleh sembarang menerima siswanya jika tidak sesuai dengan kualifikasi yang diterapkan di kedokteran, sehingga seleksi dan persaingannya cukup ketat," tegasnya.

    Ketua Pelaksanaan PMB Unisba tahap III yang juga Wakil Rektor I Unisba A Harits Nu’man memaparkan, tes PMB tahap III diikuti 3.280 orang.

    Peserta paling banyak di Fakultas Kedokteran sebanyak 628 orang dan Komunikasi sebanyak 536 orang. Seleksi gelombang III ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu (11-12 Agustus 2018). Hari pertama untuk tes psikologi dan hari kedua untuk tes akademik. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT