• Menpar Mewisuda 550 Lulusan STP NHI Bandung

    Oleh : Okky Adiana08 Oktober 2018 16:05
    fotografer: INILAH/Okky Adiana
    INILAH, Bandung - Menteri Pariwisata Arief Yahya mewisuda 550 lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung di Gedung Dome Malabar kampus STP NHI Bandung, Senin (8/10/2018). Tema yang diangkat kali ini adalah Wonderful Digital Graduation Day.

    Dari jumlah tersebut terdiri dari 11 mahasiswa Program Pascasarjana, 48 mahasiswa Program Sarjana, 176 mahasiswa Program Diploma IV, 315 mahasiswa Program Diploma III. Beberapa lulusan itu mulai dari program Pascasarjana, Sarjana, Diploma IV, dan Diploma III Periode Oktober 2018.

    Pada kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata bersama Ketua STP NHI Bandung, Faisal, MM.Par., CHE memberikan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik yang memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi.

    Menurut Menpar Arief Yahya, SDM profesional di bidang pariwisata sangat dibutuhkan. Terutama untuk mewujudkan target kunjungan wisatawan. sebab, pariwisata sudah menjadi industri mainstream. Artinya, sudah menjadi industri yang diandalkan menjadi penghasil devisa terbesar.

    "Untuk mengolah SDM pariwisata, dibutuhkan sekolah seperti STP Bandung ini. Karena industri pariwisata makin butuh tenaga SDM yang profesional," kata Menpar Arief.

    Kemenpar, kata dia, memiliki target kunjungan 20 juta wisatawan asing pada 2019. Dan target perjalanan wisatawan dalam negeri sebanyak 275 juta. Sementara target jumlah devisa Rp 240 triliun dan. "Kami berharap, pariwisata bisa memberikan kontribusi 15 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB)," ujarnya.

    Ketua STP NHI Bandung Faisal mengatakan, STP NHI Bandung sejak lama telah menggunakan standar global. Khususnya dalam pengelolaan sistem pendidikan. Pada tahun 2017 lalu, STP NHI Bandung berhasil mempertahankan predikatnya sebagai salah satu pencetak lulusan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata berstandar global.

    Tahun kemarin juga ditandatanganinya TedQual Certification terhadap 14 program studi pariwisata yang ada di STP NHI Bandung oleh UNWTO dan TedQual Programme Manager. Berlakunya untuk tiga tahun ke depan hingga 2020.

    "Diperbaruinya sertifikasi ini tentu menjadikan setiap lulusan STP NHI Bandung sudah terstandar global. Sehingga daya saing pariwisata Indonesia pun akan semakin terangkat. Ini juga membuktikan bahwa pariwisata sebagai salah satu leading sektor perekonomian tanah air," ujar Faisal.

    Faisal menambahkan, sertifikasi ini menjadi bukti bahwa STP NHI Bandung merespon arahan Menpar Arief Yahya. Yakni dapat menetapkan standar global dalam program pendidikan mencetak SDM andal pariwisata.

    Selain itu, mahasiswa lulusan STP NHI Bandung dibekali sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertfikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama (First Party) STP Bandung. LSP First Party merupakan salah satu unit dari STP NHI Bandung. Unit ini bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi profesi pariwisata khusus bagi mahasiswa STP NHI Bandung.

    Pada Wisuda Oktober 2018 ini, Ketua LSP First Party STP NHI Bandung, Lien Maulina akan menyerahkan secara simbolis sertifikat kompetensi kepada Ketua STP NHI Bandung Faisal.

    Selain itu, LSP STP Bandung juga melaksanakan Uji Kompetensi berdasar Skema Sertifikasi yang disepakati oleh pihak terkait. Assesor kompetensi internal di STP NHI Bandung saat ini berjumlah 65 assesor dari berbagai macam kompetensi.

    "Dalam menjalankan sertifikasi profesi, LSP STP Bandung menggunakan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standar Internasional (ACCSTP). Juga termasuk Standar Khusus di bidang hotel, restoran, perjalanan, dan pariwisata, baik pada tingkatan operasional maupun manajerial," papar Faisal.

    Dia menjelaskan, adanya sertifikasi profesi akan lebih memberikan jaminan dan perlindungan dalam memasuki dunia kerja dan usaha di tingkat nasional maupun global.

    "Ini sangat diperlukan para lulusan STP NHI Bandung dalam menghadapi leberalisasi tenaga kerja di bidang pariwisata. Sertifikasi ini menjadikan STP NHI Bandung semakin percaya diri dalam memainkan perannya di ranah global," tuturnya. [gin]



    TAG :


    Berita TERKAIT