• Emil Jajal Jabar Selatan

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri29 Juli 2018 16:58

    INILAH, Bandung " Ridwan Kamil menjajal jalur selatan Jawa Barat. Dia melihat langsung potensi yang tersimpan, khususnya sektor pariwisata. Emil, sapaan akrabnya, bahkan mencoba trek langsung dengan sepeda motor, Minggu (29/7).

    Emil, turut membonceng Atalia Praratya, istrinya. Keduanya menunggang motor bergaya klasik pabrikan Royal Enfield. Perjalanan dimulai dari Soreang setelah dia menuntaskan subuh keliling (subling) dan bagi-bagi sembako.

    Turing dimulai dengan menyusuri jalan menuju kawasan Ciwidey. Rombongan lalu mengambil arah ke Kabupaten Cianjur dengan memasuki gerbang dari Cibuni dan melewati Cidaun sampai akhirnya tiba di pesisir pantai Jayanti.

    Emil yang juga ditemani Bikers Brotherhood 1% MC dan beberapa bikers klub motor besar terus menyusuri jalanan di tepian pantai hingga beristirahat di kawasan Puncak Guha. Titik pemberhentian terakhir di Pantai Ranca Buaya.

    Setelah berkendara sekitar lima jam, Emil melihat potensi pariwisata di pesisir pantai selatan Jawa Barat sangat besar. Sehingga, bisa menciptakan kawasan baru yang memiliki daya tarik tinggi, selain dari daerah Pangandaran.

    Namun, salah satu gagasannya kali ini muncul untuk memberdayakan keberadaan para anggota Bikers Brotherhood 1% MC. Dia ingin agar para bikers berpartisipasi untuk menyediakan jasa tur menggunakan motor tua ataupun jenis motor lainnya yang bergaya klasik.

    “Saya mengusulkan agar mereka berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi pariwisata. Jadi seperti di luar negeri ada turis-turis pikniknya naik motor jadulan,” kata Emil saat berbincang di sela-sela perjalanan.

    Kolaborasi bersama klub motor ini, kata Emil, memiliki banyak keunggulan. Di antaranya menyajikan konsep baru dalam menikmati pariwisata untuk mengeksplorasi kawasan Jawa Barat, daerah yang akan dipimpinnya selama menjabat jadi gubernur Jabar periode 2018-2023.

    Selebihnya, sambung Emil, hal ini sangat jelas merupakan sumber ekonomi yang cukup menjanjikan. Sebab, di samping menumbuhkan kawasan pariwisata baru, juga memberikan tambahan penghasilan bagi para angggota Bikers Brotherhood 1% MC.

    “Jadi harusnya bisa mendapatkan income penyewaan motor ini dari para wisatawan,” cetusnya.

    Langkah Emil ini mengingatkan pada momentum Presiden Joko Widodo yang juga melakukan turing menggunakan motor custom bergaya chooper ke pesisir Pantai Sukabumi. Selain mendongkrak ekonomi pariwisata, turing Jokowi turut mengangkat industri otomotif.

    “Mereka terinspirasi kalau Pak Jokowi bisa mempromosikan motor yang custom, kenapa tidak pak gubernur melakukan, kalau waktunya tiba saya akan promosikan industri itu,” cetusnya.

    Hal itu kemudian, lanjut Emil, menjadi cukup selaras dengan Jawa Barat yang mempunyai banyak industri kreatif. Keberadaan klub motor bukan hanya mendukung pariwisata namun bisa mengembangkan industri lainnya.

    Perlengkapan turing ini sebagai contohnya. Potensi besar yang dimiliki Jawa Barat terdapat di Garut. Tempat tersebut merupakan sentra kerajinan berbahan kulit, sehingga bisa dioptimalkan membuat banyak aksesori.

    “Saya lagi menantang coba hitung berapa banyak nilai ekonomi dari peluang industri motor, jaket kulitnya, dari bikin asesorisnya dari sepatunya dari sparepart dan semacamnya pasti ada niliai ekonomi dan pasti akan saya promosikan sebagai ekonomi kreatif,” ungkapnya.

    Emil lantas mengungkapkan gagasan tersebut kepada para anggota Bikers Brotherhood 1% MC. Menurutnya mereka memberikan respons cukup positif dan akan menindaklanjuti cukup serius. Jika sudah siap, Emil akan mempromosikannya.

    “Nanti saya umumkan wisatawan ada motor sewaan dibonceng oleh anggota brotherhood sebagai guide-nya atau gimana, intinya ekonomi pariwisata itu kreativitas, semakin banyak kreativitas itu pendapatan semakin tinggi,” pungkasnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT