• Headline

    200 Tim Pemeriksa Pantau Hewan Kurban Jabar

    Oleh : Rianto Nurdiansyah14 Agustus 2018 11:29
    fotografer: Rianto Nurdiansyah
    INILAH, Bandung-Pejabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan melepas tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (14/8) Pagi. Dia katakan, sebanyak 200 tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban ini merupakan gabungan dari berbagai elemen.
    "Hari ini kami mengumpulkan tim pemeriksa kesehatan untuk hewan kurban. Kita dari berbagai elemen ada dokter, ada tim dari kabupaten/kita, ada DKM ada kanwil agama dari kementrian," ujar Iriawan.

    Disampaikan, pihaknya ingin menyamakan persepsi berkaitan dengan melayani masyarakat pada pelaksanaan kurban nanti. Dia menyampaikan beberapa hal, di mana setiap elemen itu berbeda tugasnya.

    "Dokter harus mengetahui betul hewan itu sehat atau tidak, sehingga nanti hewan kurban yang diterima masyarakat betul betul bermanfaat dan sesuai ketentuan syariat Islam," ucapnya.

    Iriawan memprediksi untuk tahun ini akan semakin banyak masyarakat yang berkurban. Karena itu, dia meminta tim ini memaksimalkan perannya untuk memeriksa hewan kurban.

    "Tahun kemarin hewan kurban cukup banyak saya yakin tahun ini lebih banyak lagi, oleh karena itu saya titip kepada tim pemeriksa mengenai hewan kurban benar benar maksimal untuk tahun ini," jelasnya.

    Menurut dia, tak ada kendala pada pelaksanaan kurban di Jabar tahun lalu. Itu karena tim bekerja dengan optimal. Dia meminta hal tersebut terjadi pula di tahun 2018 ini.

    "Saya titipkan kepada semua yang hadir untuk melakukan hal yang sama minimal seperti tahun kemarin. Sekarang betul betul lebih, karena hewan kurban akan meningkat dari tahun ke tahun," katanya.

    Disampaikan, dari setiap kabupaten/kota ada petugas yang memantau hewan kurban. Begitu pula dari provinsi yang akan terjun secara langsung ke setiap wilayah.

    "Sudah kita arahkan juga melalui kepala dinas yang ada di wilayah kabupaten/kota," ucap dia.

    Bilamana pada pelaksanaan menemukan ada hewan yang tak layak diperuntukan untuk kurban, dia katakan, pihaknya akan memberi tanda khusus. Tanda tersebut berupa kalung yang melingkar di dada.

    "Ada dada dikalungi, secara kasat mata tadi saya tanya dokter memang terlihat sehat atau tidak dari penampilan," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT