• Iriawan Kukuhkan Petugas Pengibar Bendera

    Oleh : Rianto Nurdiansyah15 Agustus 2018 16:43
    fotografer: Rianto Nurdiansyah
    INILAH, Bandung-Sebanyak 2 orang Komandan Peleton (Danton) dan 36 Pasukan Bendera Pusaka (Paskibraka) dikukuhkan di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (15/8). Mereka bakal bertugas pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 di Lapangan Gasibu Kota Bandung, tanggal 17 Agustus 2018 ini.

    Pada kesempatan ini para Danton dan Paskibraka ini dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Jawa Barat Mochamad Iriawan. Iriawan berharap, dalam melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih nanti bisa lancar, aman dan sukses.

    "Tentunya ini menjadi tugas yang cukup berat dimana kalian akan mengibarkan bendera pada peringatan puncak yang Hut Kemerdekaan RI ke 73," ujar Iriawan.

    Dia sampaikan, pekerjaan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih ini adalah tugas sejarah dan menjadi momen spesial. Karena itu, para paskibraka harus ditunjang fisik yang prima.

    "Mereka telah dilatih dengan latihan materi dan fisik yang cukup berat. Kita tahu bahwa seorang Paskibraka haruz mempunyai mental fisik tangguh, sehingga latihan pun cukup lama dan cukup berat," katanya.

    Demikian, Iriawan optimis para petuga pengibar bendera ini mampu menjalankan tugas dengan maksimal pada pelaksanaanya nanti. Sebab, selama ini sudah ditempa latihan yang serius, seperti baris-berbaris secara rutin dan kegiatan fisik lainnya.

    "Saya yakin kalian bisa melaksanakan tugas dengan baik, benar, lancar dan sukses," katanya.

    Menurut dia, kebersamaan adalah kunci keberhasilan dalam pengibaran bendera. Karena akan bekerja secara tim, demikian dengan kebersamaan akan tercipta kekompakan.

    "Karena kalau tidak kebersamaan mereka tidak akan bisa menjalani tugas dengan sukses dan lancar," katanya.

    Lebih lanjut, pada pelaksanaannya nanti Iriawan akan bertugas sebagai inspektur upacara. Hal ini menjadi sangat spesial, apalagi kini Duplikat Bendera Merah-Putih sudah berada di Pemprov Jabar setelah sebelumnya disimpan oleh Kota Bandung.

    "Momen ini juga menjadi yang mungkin tidak terulang lagi, benderanya berangkat dari Gedung Sate, setelah sebelumnya 21 tahun berada di Pemkot. Sehingga momen ini yang langka dan jarang," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT