• Anne : Pramuka Berpengaruh Besar Pada Pembentukan Karakter Manusia

    Oleh : Asep Mulyana14 Agustus 2018 13:33
    INILAH, Purwakarta - Bupati Purwakarta Terpilih, Anne Ratna Mustika berpendapat, Pramuka memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter. Karakter tersebut, kata dia, kini tercermin dari pola perilaku Generasi Y dan Generasi Z.

    "Karakter kuat hasil binaan nilai-nilai pramuka itu bisa kita lihat di Generasi Y. Yakni, mereka yang lahir rentang tahun antara 1980-1997. Mereka berhasil berkompetisi, karena mengkolaborasikan kemampuan," ujar Anne yang juga Kwarcab Pramuka Kabupaten Purwakarta, Selasa (14/8/2018).

    Menurut Anne, selama ini nilai kerjasama juga diajarkan secara berkesinambungan dalam Pramuka. Sebagian bisa dilihat di Generasi Z. Khusus untuk Generasi Z, hasil pembentukan karakter tersebut memang belum terlihat merata.

    Pasalnya, sambung dia, istilah yang pertama kali diperkenalkan Bruce Horovits itu diperuntukan untuk orang yang lahir pada rentang Tahun 1995-2014.

    "Rata-rata Generasi Z hari ini kan baru berusia 21 tahun. Mereka masih dalam proses mencari jati diri. Tetapi, di sekolah-sekolah, kalau mereka ikut pramuka, itu tidak akan sulit menemukan jati diri. Efeknya bagus loh untuk keseharian, lebih lentur dalam memandang perubahan," tambah dia.

    Selain kerjasama, terang dia, pemikiran terbuka dalam keseharian juga diajarkan dalam Pramuka. Akan tetapi, hal tersebut tidak menghilangkan kultur dan karakter kader Pramuka. Justru, keterbukaan dan karakter itu menjadi formula dalam melahirkan inovasi.

    "Pramuka mengajarkan 'survive', atau cara bertahan hidup. Pramuka juga mengajarkan diskusi dan musyawarah. Di satu sisi ada keterbukaan, di sisi lain ada karakter. Ini modal pembangunan manusia Indonesia," tambah dia.

    Dalam kesempatan itu, Anne menyatakan komitmennya. Dia berujar akan melanjutkan pembangunan berbasis karakter di Purwakarta. Nilai Pramuka dikatakannya sangat relevan diterapkan di segala zaman.

    "Dasa Dharma Pramuka itu relevan di semua dimensi. Termasuk saat kita bicara pembangunan di Purwakarta. Penting sekali nilai itu menjadi nafas pembangunan. Ada religiusitas dan kultur kebangsaan," katanya.

    Untuk itu, pihaknya mengaku akan fokus melakukan pembangunan manusia di Purwakarta. Hal ini dia lakukan dengan tidak melupakan pembangunan fisik yang selama ini terbilang sangat sukses.

    "Semuanya kita bangun agar lahir efek positif. Mohon do'a dan dukungan seluruh warga Purwakarta," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT